Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2026 |10:56 WIB

Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menekankan pentingnya menjaga niat dan tujuan dalam pengelolaan sumber daya alam. PBNU mendorong praktik pertambangan nan alim terhadap izin guna mencegah kerusakan lingkungan.
“Niat itu penting, lantaran jika niat kita keliru, maka perjalanan nan kita tempuh juga bakal melenceng,” kata Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla, saat Harlah Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, dikutip, Kamis (18/6/2026).
Gus Ulil -- panggilan akrabnya -- menilai bahwa pengelolaan tambang harus dilandasi niat nan baik sekaligus dijalankan sesuai dengan ketentuan nan berlaku.
“Jangan sampai apa nan kita lakukan justru melanggar ketentuan nan berlaku,” ujar Gus Ulil.
Dia juga mengingatkan agar pengelolaan sumber daya alam tidak semata-mata didorong oleh kepentingan pribadi.
Menurutnya, pengelolaan tambang kudu dipandang sebagai corak rasa syukur atas hidayah Allah berupa kekayaan alam nan dimiliki Indonesia.
“Pengelolaannya kudu sesuai dengan patokan nan berlaku, termasuk dilakukan dengan langkah nan tetap menjaga dan merawat alam itu sendiri,”pungkasnya.
Sekjen APWNU, Joko Suprianto menyampaikan bahwa sejak berdiri, APWNU terus berupaya menjadi wadah kerjasama nan menghubungkan bumi usaha, masyarakat, pemerintah, dan beragam pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan program-program nan berakibat bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·