Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU KH Imron Rosyadi Hamid alias Gus Imron menyebut Wakil Ketua Umum PBNU Kiai Zulfa Mustofa menjadi satu-satunya wakil ketua umum nan namanya paling banyak dibicarakan di tingkat bagian maupun wilayah menjelang Muktamar PBNU.
Menurut Gus Imron, kondisi tersebut apalagi membikin nama Kiai Zulfa berpotensi untuk memimpin PBNU.
“Pak Kiai Zulfa Mustofa termasuk nama nan berpotensi memimpin Tanfidziyah PBNU lantaran posisinya sekarang menjadi satu-satunya Waketum nan namanya banyak disebut di Cabang dan Wilayah,” kata Gus Imron saat dikonfirmasi, Jumat (31/7).
Meski demikian, Gus Imron menegaskan Kiai Zulfa bukan satu-satunya figur nan mempunyai kesempatan dalam kontestasi Ketua Umum PBNU.
Ia mengatakan sejumlah nama lain juga berpotensi maju dalam pemilihan ketua umum pada Muktamar PBNU mendatang.
“Nama-nama lain seperti Prof Nasaruddin Umar, Kiai Abdul Hakim, Prof Nuh, Gus Salam dan Gus Yusuf Khudlori juga berkesempatan maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU,” ujarnya.
Gus Imron menambahkan, daftar nama nan sekarang ramai diperbincangkan diperkirakan tetap bakal mengerucut. Sebab, proses pencalonan nantinya bakal merujuk pada ketentuan nan diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta tata tertib pemilihan Ketua Umum PBNU.
“Pasti bakal mengerucut jika dikaitkan persyaratan calon Ketua Umum nan diatur dalam AD ART dan Tata Tertib pemilihan,” ucap dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Zulfa Mustofa, memimpin angan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam agenda janji massal 62 ribu rumah subsidi nan digelar di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Momen tersebut menjadi perhatian lantaran berjalan di tengah menguatnya dinamika menjelang Muktamar PBNU. Nama Kiai Zulfa Mustofa belakangan disebut-sebut masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Bahkan pernyataan itu dibenarkan olehnya.
Dalam aktivitas tersebut, Kiai Zulfa memimpin angan di hadapan Presiden Prabowo serta para menteri Kabinet Merah Putih dan ribuan peserta nan mengikuti janji massal rumah subsidi secara serentak.
Agenda itu juga dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, nan turut santer dikabarkan menjadi salah satu figur nan berpotensi meramaikan kontestasi calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang.
Kehadiran dua tokoh nan sama-sama disebut dalam bursa kepemimpinan PBNU itu pun menjadi sorotan tersendiri di sela agenda pemerintahan.
Menariknya, Kiai Zulfa Mustofa merupakan tokoh asal Banten, sementara aktivitas berjalan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, wilayah nan dikenal sebagai salah satu pedoman penduduk Nahdlatul Ulama.
Momen ini juga jadi perhatian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Ara juga sempat menyinggung Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengenai Kiai Zulfa nan membaca angan dalam aktivitas ini.
“Yang kami hormati sahabat saya lama, Pak Nusron. Tadi nan doa-doa itu aspirasi dari Pak Nusron, Pak. Karena ini menjelang aktivitas NU, jadi kita akomodir dia punya harapan, Pak. Kita kan kudu mengakomodir semua kepentingan seperti bapak,” kata Ara di panggung, berbincang ke Prabowo.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·