Harga Beras Mulai Naik, Pedagang Sebut Pasokan dari Distributor Lebih Mahal

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Ragam beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (4/7/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Selatan mulai mengalami kenaikan pada pekan ini. Pedagang mengaku kenaikan nilai sudah terasa di tingkat pemasok alias pasar induk, meski sebagian tetap menahan nilai jual kepada konsumen.

Pantauan kumparan di Pasar Tebet Timur (PSPT) pada Jumat (31/7), nilai beras satuan tetap relatif stabil. Namun, salah seorang pedagang beras, Ahmad, mengatakan kenaikan nilai dari pemasok mulai terjadi sehingga berpotensi memengaruhi nilai jual.

"Masih stabil, hanya katanya terakhir ada kenaikan di induknya. Cuma nilai tetap stabil," ujar Ahmad kepada kumparan.

Ia mengatakan beras nan dijual di tokonya rata-rata dibanderol mulai Rp 13.000 per kilogram. Selain itu, Namun, jenis beras nan paling banyak dijual di tokonya berada di kisaran Rp 16.000 per kilogram. Sementara itu, beras premium dengan tekstur pulen dibanderol sekitar Rp 18.000 hingga Rp 19.000 per kilogram.

“Beras premium nan kualitasnya pulen harganya sekitar Rp 18-19 ribu per kilonya,” ujar Ahmad.

Meski demikian, Ahmad tidak menutup kemungkinan nilai beras bakal ikut naik andaikan nilai dari pemasok terus meningkat.

Calon pembeli memilah beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis (4/7/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Minggu. Irwan, pedagang beras di pasar tersebut, mengatakan nilai beras justru sudah mengalami kenaikan dibandingkan pekan lalu.

"Ada kenaikan di minggu ini, jika minggu sebelumnya tetap di bawah Rp 14.000," kata Irwan.

Ia mengungkapkan, beras dengan kualitas medium menjadi produk nan paling banyak dicari masyarakat. Saat ini, beras medium dijual sekitar Rp 14.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan nilai pada pekan sebelumnya.

"Yang paling laku Rp 14.000, itu kualitasnya medium ke atas," ujarnya.

Selain beras medium, Irwan juga menjual beras premium dengan nilai mencapai Rp 18.000 per kilogram.

Menurut para pedagang, kenaikan nilai saat ini belum terlalu besar. Namun, andaikan nilai di tingkat pemasok terus meningkat, diperkirakan bakal ada penyesuaian nilai di tingkat eceran.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan