Pasokan Batu Bara PLN Diklaim Aman, Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers penemuan gas raksasa oleh Eni di Kutai, Kalimantan Timur, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: Kementerian ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik meskipun tetap ada hambatan pasokan batu bara untuk pembangkit.

Bahlil mengatakan, tetap ada kebutuhan pasokan batu bara kalori menengah 5.200 kcal/kg GAR selama Juni 2026, nan tengah dicari solusinya melalui pembentukan tim pengadaan lintas sektor.

"Ada hambatan memang sedikit terhadap batu bara nan medium, kalori nan 5.200. Kita kan tahu bahwa sekarang kan kalori batu bara kita ini semakin hari kan semakin rendah, nah ini nan kita lagi cari solusinya, tapi secara nan lainnya enggak ada masalah,"

Dia mengakui ada hambatan pasokan batu bara untuk pembangkit PLN. Dari total kebutuhan 154 juta ton sepanjang tahun ini, nan baru terkontrak 134 juta ton, sehingga kurangnya 18-20 juta ton. Namun, dia memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik.

"Insyaallah enggak ya (ada pemadaman listrik)," tegas Bahlil.

video story embed

Dalam rangka memastikan koordinasi, kerja sama dan kepastian pasokan untuk PLN, Bahlil membentuk tim pengadaan nan mencakup Direktur Jenderal Minerba, Inspektur Jenderal ESDM, BPKP, berbareng PLN.

"Kita mau mau tahu agar tidak ada masalah di teknis, jangan peralatan sudah ada, ESDM sudah memberikan penugasan kepada PLN, tapi jika tidak dieksekusi kan enggak nyampe di power plant dan ini dibutuhkan kerjasama kerja sama dan transparansi termasuk nilai ini semua dalam rangka pertanggungjawaban moral," tuturnya.

Adapun rapat tersebut juga membahas mengenai subsidi dan kompensasi untuk PLN. Sebab, banyak komponen subsidi dan kompensasi nan diterima PLN seperti dari pasokan gas dan batu bara sampai nilai listrik untuk masyarakat berpendapatan rendah. Meski begitu, dia tidak menjelaskan besarannya dan apakah ada keterlambatan.

"Bagaimana pembayaran kompensasi dan subsidi terhadap PLN agar mereka mempunyai keahlian finansial nan memadai untuk mempersiapkan segala sesuatu agar pelayanan listrik kita kepada rakyat bisa melangkah nan maksimal," ujarnya.

Sebelumnya, Bahlil memastikan pemadaman listrik nan terjadi di beberapa wilayah Indonesia bukan lantaran kelangkaan pasokan batu bara. Ia mengatakan pemerintah berbareng PT PLN (Persero) tengah melakukan percepatan pemulihan terhadap sistem kelistrikan nan mengalami gangguan.

"Saya sampai hari ini malam ini juga rapat sama PLN. Untuk membahas masalah ini," kata Bahlil kepada wartawan usai berjumpa Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6).

Bahlil menegaskan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman. Menurutnya, gangguan nan terjadi lebih disebabkan oleh persoalan teknis pada sejumlah mesin.

"Masalah batu bara langka enggak benar, lantaran penugasan kita sudah 170 juta ton, hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti nan disampaikan PLN dan bakal diselesaikan dalam waktu dekat," ujar Bahlil.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan