Pascabentrokan Mahasiswa, USK Berlakukan Kuliah Daring di Fakultas Teknik dan Pertanian

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Pascabentrokan Mahasiswa, USK Berlakukan Kuliah Daring di Fakultas Teknik dan Pertanian Kampus Universitas Syiah Kuala (USK) Darussalam Banda Aceh.(Dok. MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) mengambil langkah tegas pascainsiden bentrokan nan melibatkan mahasiswa dari Fakultas Pertanian (FP) dan Fakultas Teknik (FT) pada Kamis (21/5) lalu. Untuk sementara waktu, aktivitas akademik di kedua fakultas tersebut dialihkan menjadi sistem kuliah daring (online).

Kebijakan ini tertuang dalam pemberitahuan resmi melalui surat nomor 1365/UN11/PK.01.03/2026 nan ditujukan kepada seluruh sivitas akademika di lingkungan FT dan FP USK. Penerapan kuliah daring ini dijadwalkan berjalan mulai tanggal 21 hingga 26 Mei 2026.

Langkah Antisipatif Menjaga Kondusivitas

Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Profesor Heru Fahlevi, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kekondusifan lingkungan kampus. Meskipun dilakukan secara jarak jauh, USK memastikan proses akademik tetap melangkah sesuai standar nan ditetapkan.

“Kebijakan ini merupakan langkah sementara guna memastikan proses pembelajaran tetap berjalan efektif tanpa mengabaikan kenyamanan dan keamanan sivitas akademika,” ujar Profesor Heru kepada Media Indonesia, Sabtu (23/5).

Selama periode penyesuaian ini, seluruh aktivitas perkuliahan dilaksanakan secara daring melalui sistem nan diatur oleh masing-masing program studi. Profesor Heru juga mengimbau para pengajar untuk tetap aktif melakukan pendampingan kepada mahasiswa dengan memanfaatkan platform pembelajaran digital secara maksimal.

Kondisi Kampus Terkini

Berdasarkan pengamatan Media Indonesia di lokasi, situasi di lingkungan kampus USK saat ini tampak kondusif. Tidak terlihat adanya kerumunan massa mahasiswa nan mengkhawatirkan pascainsiden saling serang dua hari lampau tersebut.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Doktor Rina Suryani Oktari, menekankan pentingnya mendinginkan suasana agar bentrok tidak berlanjut. Ia juga meminta seluruh pihak untuk menghormati proses norma nan sedang berjalan.

“Kita harapkan keadaan semakin sejuk dan tidak terpancing oleh rumor nan merugikan. Saat ini konsentrasi kita adalah mendinginkan suasana dan kami menghormati proses norma nan sedang berlangsung,” tutur Doktor Rina.

Pihak universitas berambisi suasana akademik dapat segera kembali normal sehingga aktivitas perkuliahan tatap muka dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya setelah masa pertimbangan berakhir. (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia