Jakarta -
Pelaku pasar modal domestik merespons positif terhadap pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Hal tersebut tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nan sukses berbalik setelah turun tajam imbas kenaikan nilai minyak dunia.
Berdasarkan info RTI Business, IHSG sempat melemah hingga 2,56% ke level 6.373,96 jelang penutupan perdagangan sore ini, Senin (14/9/). Kemudian IHSG sempat menguat 0,08% ke level tertingginya secara intraday pada level 6.550 usai Suahasil resmi menjabat sebagai Menkeu.
Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah tipis 0,10% ke level 6.534,69. Berbaliknya pergerakan IHSG hari ini kuat didorong lantaran respons positif pelaku pasar terhadap perubahan nan terjadi pada kedudukan Menkeu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara, saya memandang respons awal pasar condong positif-terukur, bukan euforia," ungkap Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, kepada detikcom, Senin (14/9/2026).
Nafan menjelaskan, Suahasil bukan sosok baru bagi pasar mengingat kedudukan sebelumnya sebagai Wakil Menteri Keuangan. Menurutnya, posisi tersebut menunjukkan adanya keberlanjutan terhadap kebijakan fiskal.
Selain itu, pelaku pasar juga kemungkinan bakal mencermati akibat pergantian menkeu terhadap kepastian, konsistensi, dan kredibilitas kebijakan fiskal. Hal tersebut utamanya mencakup pengelolaan APBN, defisit, penerimaan negara, shopping pemerintah, dan koordinasi fiskal-moneter.
"Menurut saya, penguatan IHSG menjelang penutupan tidak bisa semata-mata diatribusikan kepada pergantian Menkeu, lantaran sentimen geopolitik dan nilai minyak tetap menjadi dominant market driver. Tetapi, munculnya katalis domestik berupa pergantian Menkeu dapat memberikan counterbalance terhadap sentimen negatif global," jelasnya.
Nafan menilai, andaikan pasar menilai kabinet baru bisa memperkuat koordinasi ekonomi, menjaga disiplin fiskal, dan mempercepat stimulus nan produktif, perihal tersebut berpotensi menjadi katalis positif lanjutan bagi IHSG.
Sementara itu, Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama, menilai reshuffle menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG. Menurutnya, Suahasil menjadi unsur keberlanjutan bagi pengelolaan fiskal dan akibat perubahan kebijakan nan terlalu drastis relatif lebih terbatas.
Ia menilai pergerakan IHSG nan sempat terkoreksi lebih dari 2,5% sebelum berbalik menguat menunjukkan risk appetite penanammodal pulih dengan cukup sigap setelah ketidakpastian politik mulai mereda. Menurutnya, penguatan IHSG tersebut menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai merespons positif ekspektasi transisi kebijakan nan melangkah relatif mulus.
"Menurut saya rebound IHSG menjelang penutupan menunjukkan market sentiment mulai merespons positif kepastian reshuffle, terutama setelah Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya," jelasnya.
Menurutnya, penguatan ini belum sepenuhnya dianggap sebagai perubahan tren hanya lantaran pergantian Menkeu. Selanjutnya, pasar disebut bakal mencermati arah kebijakan Suahasil, terutama mengenai disiplin fiskal, defisit APBN, pengelolaan utang serta koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.
"Kalau transisi melangkah mulus dan arah kebijakan tetap kredibel, ini bisa membantu menjaga confidence penanammodal dan membuka ruang capital flow kembali masuk ke pasar domestik," pungkasnya.
(ahi/ara)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·