Jakarta -
Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), bakal direvitalisasi mulai 2027. Perumda Pasar Jaya saat ini tengah melakukan perencanaan pembangunan pasar tersebut.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Kramat Jati, Selasa (1/9/2026).
"Untuk pengembangan Pasar Kramat Jati, saat ini kita sedang dalam tahap untuk perencanaan. Dan insyaallah tahun depan kita sudah mulai untuk pembangunannya untuk revitalisasi Pasar Kramat Jati," kata Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI melakukan pembenahan area Pasar Kramat Jati. Sebelumnya, Pramono mengatakan penataan area tersebut tidak mudah lantaran aktivitas perdagangan telah berjalan selama lebih dari 50 tahun.
Pramono menyebut terdapat sekitar 614 hingga 640 pedagang nan saat ini ditata. Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah letak untuk menampung para pedagang.
Sebanyak 331 pedagang bakal ditempatkan di Pasar Kramat Jati Sektor 7. Kemudian, 193 pedagang ikan diarahkan ke Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue ke Lokbin Cililitan, dan 45 pedagang lainnya ke pasar lain nan dikelola Perumda Pasar Jaya.
Penataan dilakukan untuk mengembalikan kegunaan jalan dan ruang publik sekaligus memastikan para pedagang tetap mempunyai tempat untuk mencari nafkah.
"Selain memberikan ruang untuk para pedagang bisa mencari nafkah sekaligus mengembalikan kegunaan jalan dan ruang publik," ujar Pramono.
Di tengah proses penataan, tetap terdapat pedagang nan belum tertampung lantaran keterbatasan kapabilitas letak nan tersedia. Pramono mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan pengganti letak tambahan nan tidak jauh dari area Pasar Kramat Jati.
"Memang ada pengganti tempat nan saya sudah bisa dan sudah saya sampaikan kepada Pak Muhtarom untuk digunakan tempat itu. Mudah-mudahan itu bisa dipersiapkan dalam waktu nan singkat," imbuhnya.
(bel/maa)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·