, BOLAANG MONGONDOW, – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh komponen bangsa. Ia menyatakan sektor vital ini bukan hanya menjadi beban para petani, melainkan memerlukan sinergi dari semua pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Pangdam saat menghadiri aktivitas panen raya padi di Desa Tapadaka Timur, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Selasa. Ia menekankan bahwa kerjasama antara pemerintah daerah, TNI, golongan tani, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Panen raya nan dilaksanakan di lahan seluas 50 hektare di desa tersebut dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan kerjasama lintas sektor. Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga bisa mensejahterakan petani dan mendukung sasaran swasembada pangan Indonesia.
Pangan Sebagai Penggerak Ekonomi Desa
Mayjen Mirza Agus menjelaskan bahwa ketahanan pangan mempunyai dimensi nan lebih luas dari sekadar kesiapan beras. Menurutnya, sektor ini juga berkedudukan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan. Oleh lantaran itu, support terhadap sarana dan prasarana pertanian kudu terus diperkuat.
Dukungan nan dimaksud meliputi perbaikan irigasi, pembangunan jalan upaya tani, penyediaan perangkat dan mesin pertanian, penyaluran bibit unggul, penerapan teknologi, serta pendampingan intensif kepada para petani. Langkah ini diyakini bakal mendorong peningkatan produktivitas pertanian secara signifikan.
Pangdam Merdeka membujuk seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kerjasama dalam membangun sektor pertanian nan modern, produktif, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa sebagai satuan kewilayahan, Kodam Merdeka memandang ketahanan pangan bukan hanya sebagai persoalan ekonomi semata.
Modal Hadapi Krisis dan Geopolitik
Kemampuan suatu bangsa untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, kata Pangdam, merupakan modal dasar untuk menghadapi beragam tantangan. Tantangan tersebut mencakup krisis ekonomi, musibah alam, hingga dinamika geopolitik dunia nan tidak menentu.
"TNI bakal terus bersinergi dengan seluruh komponen bangsa untuk menjaga sawah tetap produktif, petani semakin sejahtera, dan pangan tetap tersedia bagi masyarakat,” tegas Mayjen TNI Mirza Agus dalam keterangannya.
Sebagai corak kepedulian, usai penyelenggaraan panen raya, Pangdam Merdeka turut menyerahkan support paket sembako kepada masyarakat setempat nan hadir. Melalui aktivitas Panen Raya Padi Serentak ini, Kodam Merdeka menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis pemerintah di bagian ketahanan pangan. Upaya ini merupakan bagian dari visi mewujudkan Indonesia nan berdikari pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan nasional.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·