, TANJUNG SELOR, – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang melaksanakan panen perdana telur dari kandang ayam petelur milik Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu. Panen ini menandai keberhasilan program support Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan panen perdana telur dari kandang nan dibangun melalui program Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025,” ujar Zainal.
Menurutnya, panen perdana ini menjadi bukti awal keberhasilan program support Pemprov Kaltara dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personil golongan peternak nan sukses mengembangkan upaya hingga menghasilkan panen perdana.
“Kita beri apresiasi kepada seluruh personil golongan peternak nan sukses mengembangkan upaya hingga menghasilkan panen perdana telur,” katanya. Keberhasilan tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa semangat gotong royong, kerja keras, dan kemauan masyarakat untuk terus belajar bisa mendorong berkembangnya upaya peternakan rakyat.
Langkah Nyata Kemandirian Pangan
Zainal menegaskan bahwa panen perdana tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kaltara. “Program support pemerintah nan diberikan kepada empat golongan tani sekarang mulai memberikan hasil nan dapat dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Gubernur Kaltara menjelaskan, produksi telur dari kandang Kelompok Tani Tunas Harapan sudah mulai memasok kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Tanjung Selor. Dengan adanya produksi lokal ini, nilai telur nan dipasarkan juga lebih terjangkau dibandingkan nilai pasaran nan didatangkan dari luar daerah.
“Saya berambisi keberadaan kandang-kandang ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Kaltara,” kata Zainal. Ia mengungkapkan, kebutuhan telur di Kaltara saat ini baru terpenuhi sekitar 30 persen, sehingga wilayah tetap sangat berjuntai pada pasokan dari luar.
Dukungan dan Kolaborasi
Gubernur berambisi pemerintah pusat melalui Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kaltara dapat memberikan support tambahan berupa pembangunan kandang ayam petelur di lebih banyak letak lain. “Keberhasilan program ini merupakan hasil kerjasama antara Pemprov Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, BRMP, penyuluh pertanian, golongan peternak, serta seluruh pihak nan memberikan pendampingan,” ujarnya.
Pada tahun 2025, Pemprov Kaltara menyalurkan support sebanyak 6.500 ekor ayam petelur kepada empat golongan tani. Rinciannya, Kelompok Sumber Makmur Desa Apung menerima 1.800 ekor ayam petelur dan dua unit kandang, sementara Kelompok Tunas Harapan Desa Bumi Rahayu memperoleh 1.900 ekor ayam petelur dan dua unit kandang.
Adapun Kelompok Garuda Perbatasan Desa Jelarai Selor serta Kelompok Lasindra Putra Desa Sajau Hilir masing-masing menerima 1.400 ekor ayam petelur beserta dua unit kandang. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat Kaltara secara mandiri.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·