Pameran Buku Internasional Tunisia: 80 Ribu Pengunjung Padati Paviliun Indonesia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Sebanyak 80.000 visitor Paviliun Indonesia dalam Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40. Foto: KBRI Tunis

KBRI Tunis melalui Paviliun Indonesia sukses memikat visitor di gelaran Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40. Total, ada 80 ribu visitor nan memadati Paviliun Indonesia pada gelaran ini.

Indonesia, adalah tamu kehormatan dalam pameran kitab kali ini. Untuk itu, Dubes RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi mengucapkan terima kasih.

"Kedutaan Besar Republik Indonesia menyampaikan terima kasih nan sebesar-besarnya kepada Presiden Tunisia, nan Mulia Presiden Kais Said dan Menteri Kebudayaan Tunisia, Amina Srarfi, serta seluruh penduduk Tunisia. Indonesia sebagai Tamu Kehormatan Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40 menjadi momen berhistoris dalam memperkokoh hubungan bilateral Indonesia-Tunisia," kata Zuhairi, dalam keterangannya, Senin (4/5).

Sebanyak 80.000 visitor Paviliun Indonesia dalam Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40. Foto: KBRI Tunis

Paviliun Indonesia mengambil tema, "Indonesia Tunisia Sahabat" dalam rangka mengenang sekaligus melanjutkan persahabatan antara Presiden Sukarno, Bapak Proklamator Indonesia dan Presiden Habib Bourgaiba, Bapak Proklamator Tunisia.

"Kami percaya, bahwa diplomasi nan dibangun di atas persahabatan bakal membuahkan hasil manis untuk kemaslahatan kedua negara," kata Zuhairi.

Dalam gelaran ini, Indonesia juga menggelar sejumlah diskusi. Membahas buku-buku bertema Pancasila, Soekarno hingga pengalaman wartawan Tunisia saat berjamu ke Indonesia.

Sebanyak 80.000 visitor Paviliun Indonesia dalam Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40. Foto: KBRI Tunis

"Kami mengucapkan terima kasih kepada 80.000 visitor ke Paviliun Indonesia. Kami mengetengahkan karya-karya para ahli filsafat Indonesia dalam bahasa Arab, Inggris, Prancis, dan Indonesia. Kami juga mengetengahkan musik, tarian, kopi, dan makanan Nusantara. Semua itu dalam rangka mengenalkan khazanah pemikiran dan kebudayaan Indonesia," ucap Zuhairi.

"Sekali lagi, momen berhistoris ini kami bakal catat dengan tinta emas sebagai momen nan bakal memperkokoh hubungan bilateral kedua negara, Indonesia-Tunisia. Terima kasih, Tunisia," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan