Pakistan Senang Bisa Damaikan AS-Iran

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Pakistan Senang Bisa Damaikan AS-Iran Hotel tempat berlangsungnya negosiasi perdamaian Iran-AS di Pakistan.(Aljazeera)

PERDANA Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif menandatangani Nota Kesepahaman Islamabad (Islamabad MoU), Kamis (18/6), nan telah disepakati oleh Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang.

Pakistan berkedudukan sebagai mediator utama antara AS dan Iran setelah memfasilitasi gencatan senjata pada 8 April lampau sekaligus menjadi tuan rumah perundingan tingkat tinggi antara kedua negara pada 12-13 April.

Pertemuan di Islamabad itu merupakan kontak tingkat tinggi pertama antara AS dan Iran sejak kedua negara memutuskan hubungan diplomatik di tahun 1979. Menurut pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Pakistan, Sharif menandatangani MoU tersebut dalam kapasitasnya sebagai mediator.

PM Sharif menandatangani arsip tersebut setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian lebih dulu menandatanganinya secara elektronik pada Rabu malam (17/6).

Pada Kamis pagi, Sharif mengumumkan MoU Islamabad nan berhistoris antara AS dan Iran itu mulai bertindak secara efektif segera setelah ditandatangani.

Dalam pernyataan nan diunggah melalui platform media sosial X, Sharif mengatakan nota kesepahaman itu telah ditandatangani secara elektronik oleh presiden Amerika Serikat dan Iran, serta disahkan oleh Pakistan dalam perannya sebagai mediator.

Berdasarkan ketentuan dalam memorandum tersebut, Sharif mengatakan Iran bakal segera membuka kembali Selat Hormuz, nan mempunyai nilai strategis tinggi bagi perdagangan global; sedangkan Amerika Serikat bakal mencabut blokade angkatan lautnya.

Tak lama setelah AS dan Israel memulai perang pada 28 Februari lalu, Iran menutup Selat Hormuz. Selanjutnya, pada 13 April, pasukan Amerika Serikat memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran, sehingga lampau lintas kapal jual beli melalui jalur perairan vital tersebut menjadi sangat susah dilakukan. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia