PAG Ungkap Rencana Bisnis Jangka Panjang, Ada Soal Blok Andaman

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Perta Arun Gas (PAG) memastikan posisinya sebagai Hub LNG (Liquefied Natural Gas) krusial di Asia melalui prasarana dan jasa regasifikasi. Fasilitas tersebut mempunyai volume pemuatan re-ekspor gas alam cair terbesar di dunia, ialah sebesar 0,85 juta ton alias 17,3% market share global.

Finance and GS Director PT Perta Arun Gas, Muhammad Yudi Setiawan mengungkapkan, dalam rencana upaya jangka panjang, Arun bakal menjadi global integrated energy hub.

"Jadi tidak hanya LNG, tetapi juga LPG, kondensat, kemudian fuel oil serta carbon capture storage itu salah satu concern kami juga," ungkap dia dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 09/09/2026).

Adapun hingga 2034, PAG bakal membangun 4 tanki LNG untuk pengembangan upaya LNG hub, kemudian revitalisasi untuk tank BBM, revitalisasi tank LPG, dan rencana pembangunan akomodasi gas processing plant.

"Itu semua di tempat kami juga, dan juga ada pembangunan 2 unit tank petrochemia untuk H2 plant dan renewable," tambah Yudi.

Dia menambahkan PAG tak menutup kemungkinan melakukan pembangunan untuk tank Blue Ammonia. Rencana-rencana tersebut pun kata Yudi telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham.

"Itu secara rencana upaya ke depan sudah cukup banyak nan kita create dan itu sudah mendapat persetujuan juga dari pemegang saham kami," terang dia.

Blok Andaman juga termasuk dalam rencana upaya jangka panjang perusahaan. Menurut dia PAG bakal menjadi salah satu counterpart untuk melaksanakan aktivitas onshore dan offshore di Andaman.

"Intinya kami mendukung apapun keputusan nan kelak disampaikan untuk proses Andaman ini. Kita bakal menyediakan prasarana nan yang pertama mengenai dengan keandalan HSSE (Health, Safety, Security, and Environment)," ujar dia.

Kemudian PAG bakal melakukan regasifikasi LNG dengan PAG nan mencapai 135 ribu Billion British Thermal Unit (MMBTU). PAG juga mempunyai 4 tanki kondensat dan 4 tanki LPG untuk memenuhi kebutuhan domestik.

"Intinya jikalau kelak Andaman jalan, we are ready for that. Jadi kita Perta Arun Gas sudah siap jikalau kelak Andaman sudah running dan mungkin dari totally tenaga kerja kami nan ada di Perta Arun Gas itu 92% lokal Aceh," tutur Yudi.

"Jadi mungkin kelak ini bakal bisa meningkatkan perekonomian rakyat Aceh jika misalnya Andaman bisa jalan menggunakan akomodasi kami di Perta Arun Gas," pungkas dia.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News