Orang Utan dan Beruang Madu Muncul di Permukiman Warga Kotim, Ini Kata BKSDA

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Kemunculan orang utan di Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menarik perhatian warga. Sudah sepekan terakhir satwa dilindungi itu muncul.

Lokasi kemunculan orang utan tak jauh dari area nan sebelumnya dilanda kebakaran rimba dan lahan (karhutla) sejak Minggu (23/4/2026). Kondisi itu sempat memunculkan dugaan bahwa terganggunya kediaman akibat kebakaran membikin orangutan bergerak mendekati area perkebunan warga.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) belum dapat memastikan adanya hubungan langsung antara karhutla dengan kemunculan satwa tersebut. Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan letak kemunculan orang utan berbeda dengan titik kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut karhutla sebelumnya terjadi di Jalur 7, sementara orangutan ditemukan di Jalur 2.

"Di Jalur 2 Desa Bapanggang. Kebakaran saat itu terjadi di Jalur 7," kata Muriansyah, dilansir detikKalimantan, Senin (24/8/2026).

Dia mengklaim, orang utan tidak terlihat berada di letak nan sedang terbakar. Karena itu, BKSDA tetap memerlukan pemantauan lebih lanjut sebelum menarik konklusi mengenai penyebab kemunculan satwa tersebut.

"Kemunculan orang utan sempat direkam warga. Di sekitar letak terlihat sejumlah anakan sawit berserakan. Umbut sawit nan diduga dimakan satwa tersebut juga ditemukan dalam kondisi telah dikonsumsi," katanya.

BKSDA Resort Sampit juga menerima laporan aktivitas satwa liar di Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Hewan liar itu ialah beruang madu.

"Satwa tersebut diduga kuat merupakan beruang madu. Keberadaannya dilaporkan merusak tanaman anakan sawit dan menyantap bagian umbut sawit milik warga," katanya.

Beruang madu dilaporkan merusak tanaman anakan sawit dan menyantap bagian umbut sawit milik warga. Meski demikian, BKSDA tetap melakukan identifikasi untuk memastikan jenis satwa nan beraktivitas di area perkebunan tersebut

Baca selengkapnya di sini.

(dek/idh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑