2 Provinsi Paling Banyak Kasus TBC, Wamenkes: Bangka Belitung dan Jakarta

Sedang Trending 57 menit yang lalu

 Bangka Belitung dan Jakarta

Wamenkes RI, Dante Saksono Harbuwono. (Foto: Binti Mufarida/Okezone)

JAKARTA – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan dua provinsi dengan kasus tuberkulosis (TBC) terbanyak berasas densitas penduduk. Ada Bangka Belitung dan DKI Jakarta.

"Jadi jumlah kasus TBC terbanyak itu, jika lihat dari densitas penduduknya di Indonesia, nomor satu itu di Bangka Belitung. Pertama nomor satu di Bangka Belitung. Kemudian nomor dua di DKI Jakarta, justru di kota besar," kata Dante di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono

1. Bangka Belitung dan DKI Jakarta Terbanyak Kasus TBC

Menurut Dante, Bangka Belitung dan DKI Jakarta bakal menjadi salah satu letak percontohan dalam penanggulangan TBC. Dante menegaskan, TBC tidak memilih wilayah tertentu untuk menjangkit masyarakat. Dia mencontohkan Bangka Belitung nan merupakan wilayah rural, sementara Jakarta merupakan wilayah urban.

"Itu dua provinsi utama nan kita jadikan prioritas dan kita jadikan salah satu proyek percontohan di Bangka Belitung dan di DKI Jakarta," ungkapnya.

"Jadi wilayah rural dan urban itu nggak bakal pilih-pilih nan namanya kena TBC itu ya jika udah kena TBC aja," ujarnya.

2. Terapi Pencegahan TBC

Menurut Dante, penyebaran TBC nan masif membikin terapi pencegahan menjadi krusial untuk dilakukan. Dia mengatakan, penderita TBC dan orang nan tinggal serumah juga perlu menjalani terapi pencegahan.

"Karena ini penyakit menular, batuk aja di MRT, di LRT, alias batuk di bis aja itu bisa menularkan ke seluruh penumpang nan ada di bis tersebut. Nah ini makanya tadi perlu terapi pencegahan TBC," tutur Dante.

"Jadi jika orang nan tinggal satu rumah, itu juga kudu diobati. Ada lima orang, lima orang diobatin. Selama tiga bulan. Namanya terapi pencegahan tuberkulosis. Dia mesti minum obat seperti waktu itu waktu jaman COVID, dia juga mesti minum obat jika terpapar. Tapi ini nggak perlu diperiksa, nggak perlu diperiksa TBC-nya, langsung diobati," jelasnya.

Secara global, Dante menyampaikan Indonesia menjadi negara dengan kasus TBC terbanyak kedua setelah India. Dalam upaya menekan kasus TBC, pemerintah terus menghitung perkiraan kasus, melakukan identifikasi, serta memberikan pengobatan kepada pasien.

"Berita tidak baiknya adalah bahwa kita sekarang nomor dua di seluruh bumi setelah India, nomor tuberkulosisnya," ujar Dante.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑