Operasi Patuh Mulai 8-21 Juni, Porsi Tilang Manual 30 Persen

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan porsi tilang manual bakal diterapkan sekitar 30 persen pada Operasi Patuh mulai 8-21 Juni.

Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho mengatakan ada kenaikan porsi tilang manual dibanding operasi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi memang ada pola penegakan norma nan cukup tinggi. Jadi jika kebijakan kemarin itu 95 persen ETLE dan 5 persen tilang. Sekarang porsi penilangan 30 persen," kata Agus di Jakarta Timur, Kamis (4/6).

Ia menjelaskan selama penyelenggaraan Operasi Patuh, jejeran Korlantas Polri bakal turun ke lapangan untuk memastikan lampau lintas nan aman, selamat, tertib, dan lancar.

Agus mengatakan polisi bakal menindak tegas sejumlah pelanggaran seperti melawan arah hingga menggunakan handphone.

"Prinsip aktivitas kita adalah mengutamakan humanis. Preventif, edukasi. Tetapi pada pelanggaran-pelanggaran tertentu, kami juga kudu tegas. Salah satu contohnya adalah melawan arus, Gak pakai helm, menggunakan handphone, dan seterusnya," katanya.

Ia memastikan SIM Digital sudah bisa digunakan dalam penyelenggaraan Operasi Patuh. Pengendara nan sudah mempunyai SIM digital tidak perlu lagi membawa SIM fisik.

"SIM digital sudah, sudah diterapkan, sudah dicoba, sudah kita laksanakan, dan sekarang sudah bisa, nan sudah digital boleh," katanya.

(yoa/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional