
Ilustrasi Operasi Patuh Jaya (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 mulai hari ini, Senin (8/6/2026). Operasi nan berjalan selama 14 hari hingga 21 Juni 2026 tersebut bakal difokuskan pada penindakan beragam pelanggaran lampau lintas nan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, Operasi Patuh Jaya merupakan operasi kewilayahan nan dilaksanakan secara serentak dengan tujuan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lampau lintas.
"Pelaksanaan operasi alim nan bakal digelar secara serentak. Ini adalah operasi kewilayahan. Pelaksanaan operasi sendiri bakal berjalan mulai dari tanggal 8-21 Juni. Dengan mengusung tema tentang 'Terwujudnya Kamseltibcarlantas nan berkeselamatan',” kata Komarudin beberapa waktu lalu.
Menurut Komarudin, penyelenggaraan operasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya pertumbuhan jumlah kendaraan nan mencapai sekitar 3 persen. Kondisi tersebut menuntut meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
"Dengan tumbuhnya nomor kendaraan sedemikian pesat, maka dibutuhkan tingkat kepatuhan dari para pengendara. Oleh lantaran itu, penyelenggaraan operasi alim selama 14 hari ini, rencananya bakal menggelar sebanyak 2.798 personel. Operasi Patuh Jaya di Jakarta sendiri dengan melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP," katanya.
Sebanyak 2.798 personel bakal diterjunkan dalam operasi ini. Selain kepolisian, aktivitas tersebut juga melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Salah satu pelanggaran nan menjadi konsentrasi penindakan adalah kendaraan nan tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) alias pelat nomor secara lengkap.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·