OJK Pastikan Tak Ada Potensi Bank Rush Meski Rupiah Tembus Rp18.000 per USD

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

OJK Pastikan Tak Ada Potensi Bank Rush Meski Rupiah Tembus Rp18.000 per USD

Anjloknya nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian dunia tidak menimbulkan akibat terjadinya bank rush. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan anjloknya nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian dunia tidak menimbulkan akibat terjadinya bank rush. Pasalnya, kondisi esensial perbankan dan tingkat kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa kejadian bank rush umumnya dipicu oleh menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Karena itu, menjaga kepercayaan publik menjadi aspek utama dalam mempertahankan stabilitas industri perbankan.

"Kami memandang saat ini tidak terdapat potensi bank rush lantaran situasi politik, keamanan, dan ekonomi Indonesia tetap kondusif. Tentu saja, bank rush pada umumnya diakibatkan oleh rumor kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, di tengah beragam akibat dunia tersebut, ketahanan industri perbankan nasional tetap tergolong sangat kuat. Hingga April 2026, permodalan perbankan tetap terjaga dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) mencapai 23,97 persen.

Selain itu, kualitas angsuran juga tetap berada pada level nan sehat. Rasio angsuran bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tercatat sebesar 2,17 persen alias tetap jauh di bawah periode pemisah 5 persen, disertai tingkat pencadangan kerugian angsuran nan dinilai relatif stabil.

Dari sisi likuiditas, OJK menilai kondisi perbankan tetap cukup kuat. Rasio perangkat likuid terhadap biaya pihak ketiga (AL/DPK) dan perangkat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) masing-masing berada di atas periode pemisah minimum, ialah 10 persen dan 50 persen.

Sementara itu, rasio angsuran terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) berada pada level 86,88 persen alias tetap dalam rentang ideal 78 persen hingga 92 persen.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com