Memilih susu untuk anak ternyata tidak cukup hanya memandang rasa alias bungkusan nan menarik. Di pasaran, banyak produk nan terlihat seperti susu murni, padahal sudah melalui beragam proses tambahan seperti campuran gula, air, hingga perisa. Oleh lantaran itu, orang tua perlu lebih teliti sebelum memilih susu untuk keluarga.
Nutritionist, Vrischika Chabella mengatakan, banyak produk susu nan dijual saat ini sebenarnya lebih tepat disebut minuman susu. Sebab, produk tersebut telah ditambahkan beragam bahan lain nan membikin kandungannya berbeda dari susu murni.
“Semua susu itu sama-sama gitu. Banyak susu nan dijual di pasaran, itu sebenarnya jatuhnya lebih minuman susu, lantaran sudah ditambahin air, gula,” ujarnya dalam aktivitas peluncuran kembali Hometown Artisan Dairy, di Serpong pada Rabu (6/5).
Kualitas Susu Berasal dari Sumbernya
Menurut Vrischika, kualitas susu tidak hanya dilihat dari kandungan nan tertulis di kemasan. Proses produksi hingga kondisi sapi penghasil susu juga sangat menentukan nilai gizinya.
Ia menjelaskan, sapi nan sehat dan tidak stres dapat menghasilkan susu dengan kandungan nutrisi nan lebih baik. Bahkan, susu dari sapi nan sehat disebut mempunyai kandungan omega-3 serta vitamin A dan E lebih tinggi.
“Semakin padat gizi juga si kandungan nutrisi di dalam susu itu,” tegasnya.
Kandungan omega-3 tersebut dinilai krusial untuk membantu perkembangan otak anak. Sehingga, dia tetap menyarankan anak di atas usia satu tahun untuk rutin mengonsumsi susu sebagai bagian dari asupan nutrisi harian.
Selain itu, Vrischika juga mengingatkan para ibu agar lebih jeli membaca komposisi produk sebelum membeli. Menurutnya, tampilan bungkusan belum tentu menggambarkan kualitas sebenarnya dari produk susu tersebut.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·