Nikel Sampai Alas Kaki Tambah Pundi-Pundi ke Surplus Dagang RI

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang Januari hingga Maret 2026, neraca perdagangan nonmigas menyumbang surplus US$5,21 miliar. Lemak dan minyak hewan/nabati menjadi penyumbang surplus terbesar komoditas nonmigas selama periode tiga bulan pertama 2026.

Adapun jumlah surplus lemak dan minyak hewani/nabati alias HS15 mencapai US$8,68 miliar sepanjang periode Januari hingga Maret 2026. Selanjutnya, komoditas nonmigas nan menyumbang surplus terbanyak adalah komoditas bahan bakar mineral alias HS 27 dengan surplus US$6,22 miliar.

Selanjutnya pada penyumbang surplus terbanyak di urutan tiga, empat, dan lima masing-masing oleh besi dan baja (HS72) dengan surplus US$4,29 miliar, nikel dan peralatan daripadanya (HS75) dengan surplus US$3,24 miliar, dan dasar kaki (HS64) dengan surplus jual beli US$1,49 miliar.

Daftar Barang Sumbang Defisit ke RI

Di sisi lain, BPS mencatat lima komoditas nonmigas nan mempunyai defisit jual beli terbesar pada periode Januari sampai Maret 2026. Mesin dan peralatan mekanis (HS84) adalah paling lebar defisitnya dengan nilai US$7,47 miliar.

Kemudian, ada mesin dan perlengkapan elektrik (HS85) nan mempunyai defisit jual beli senilai Rp3,61 miliar selama perdagangan tiga bulan pertama 2026.

Perdagangan komoditas plastik dan peralatan dari plastik (HS39) juga mempunyai defisit sebesar US$1,9 miliar dan diikuti oleh serealia (HS10) nan mempunyai defisit jual beli US$1,04 miliar. Komoditas terakhir nan terjadi defisit jual beli adalah instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan media (HS90) dengan nilai US$0,85 miliar selama Januari hingga Maret 2026.

Materi paparan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat menyampaikan Rilis BPS mengenai Tingkat Komoditas Nonmigas Penyumbang Surplus/Defisit periode Januari-Maret 2026 di Jakarta, Senin (4/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)Foto: Materi paparan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat menyampaikan Rilis BPS mengenai Tingkat Komoditas Nonmigas Penyumbang Surplus/Defisit periode Januari-Maret 2026 di Jakarta, Senin (4/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News