Nggak Naik, Nggak Turun Harga Emas Antam Dijual Segini

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Dijual Semahal Ini Sekarang

Harga emas Antam tak bergerak pada perdagangan hari ini, Kamis (14/5/2026). Harga emas Antam 24 karat diketahui mengalami penurunan nilai sebesar Rp 20.000 per gram pada perdagangan Rabu (13/5) kemarin.

Kini, nilai emas Antam 24 karat dijual di nilai Rp 2.839.000 per gram. Angka tersebut tidak bergerak sejak perdagangan pagi kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan situs Logam Mulia Antam, satuan nilai emas hari ini nan terkecil ukuran 0,5 gram berada di nomor Rp 1.469.500. Sementara nilai emas 10 gram dijual dengan nilai Rp 27.885.000 dan ukuran emas terbesar ialah 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2.779.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, nilai emas Antam turun tipis dari rentang Rp 2.840.000 - Rp 2.839.000 per gram. Begitu juga dalam sebulan terakhir, nilai emas Antam turun pada rentang Rp 2.863.000 - Rp 2.839.000 per gram.

Sementara itu, buyback nilai emas juga stagnan pada level Rp 2.656.000 per gram. Harga buyback adalah jika Anda mau menjual emas, maka Antam bakal membelinya dengan nilai tersebut.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 bakal dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. PPh Pasal 22 tersebut bakal dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat penyelenggaraan buyback.

Rincian Harga Emas:

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.469.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.839.000
Harga emas 2 gram: Rp 5.618.000
Harga emas 3 gram: Rp 8.402.000
Harga emas 5 gram: Rp 13.970.000
Harga emas 10 gram: Rp 27.885.000
Harga emas 25 gram: Rp 69.587.000
Harga emas 50 gram: Rp 139.095.000
Harga emas 100 gram: Rp 278.112.000
Harga emas 250 gram: Rp 695.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.389.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.779.600.000

Demikian rincian nilai emas hari ini keluaran Antam 1 gram hingga 1.000 gram, Kamis (14/5/2026).

(kil/kil)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance