Polisi Paris mengerahkan ribuan personel keamanan untuk mengendalikan kerumunan massa di sejumlah titik rawan setelah kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions, akhir pekan kemarin. Kerusuhan besar sempat terjadi di negeri itu. (REUTERS/Abdul Saboor)
Aparat menggunakan gas air mata dan menangkap orang-orang menyusul terjadinya sejumlah chaos di ibu kota Prancis tersebut. Disebutkan gimana mobil-mobil dibakar dan toko-toko dijarah. (REUTERS/Abdul Saboor)
Untuk mengantisipasi potensi kerusuhan nan kerap terjadi dalam seremoni besar, sebenarnya pemerintah Prancis mengerahkan sekitar 22.000 polisi di Paris. Namun kerusuhan tetap terus terjadi di negeri tersebut, di mana kemarin satu orang dilaporkan tewas. "Kami telah melakukan lebih dari 890 penangkapan,” ujar Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez kepada penyiar France Inter, dimuat AFP, Selasa (1/6/2026).(REUTERS/Benoit Tessier)
Sementara itu, Minggu malam, Presiden Emmanuel Macron menerima tim (PSG) di Istana Elysee. Meskipun dia mengatakan PSG adalah "kebanggaan besar" bagi Prancis, dia mengecam kekerasan nan "tak terkatakan". "Cukup. Kami sudah muak," katanya. "Ini bukan sepak bola, ini bukan olahraga, ini bukan nan kami cintai," tambahnya lagi. (REUTERS/Abdul Saboor)
Seorang laki-laki tewas saat mengendarai sepeda motornya di jalan lingkar Paris untuk merayakan kemenangan. Sementara pihak berkuasa melaporkan penusukan dan serangan lainnya. (REUTERS/Benoit Tessier)
Sebelumnya akhir pekan, sekitar 20.000 orang berkumpul di Champs-Elysees untuk menonton siaran pertandingan, nan dimainkan di Budapest, Hongaria. Para penonton berteriak-teriak ceria setelah klub Prancis itu mengalahkan rival Inggrisnya dalam adu penalti dramatis 4-3. Kekerasan segera terjadi ketika para fans membakar skuter dan melemparkan kembang api ke arah polisi. AFP melaporkan bahwa enam kendaraan dan dua upaya rusak sementara laman L’Equipe, sebuah gerai di dekat Champs-Elysees dibakar dan halte bus dirusak. (REUTERS/Abdul Saboor)
Kemenangan klub tahun lampau juga diwarnai kerusuhan di Paris. Kejadian itu mengakibatkan dua kematian dan nyaris 500 penangkapan. (REUTERS/Abdul Saboor)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·