Netanyahu Klaim Putranya Jadi Sasaran Pembunuhan Iran

Sedang Trending 42 menit yang lalu
Benjamin Netanyahu. Foto: Ronen Zvulun/REUTERS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Iran mencoba membunuh salah satu putranya, Senin (25/8). Dia tidak mengungkap perincian mengenai klaim tersebut.

Pernyataan Netanyahu disampaikan saat bentrok Israel dan Amerika Serikat (AS) dengan Iran belum menunjukkan tanda-tanda bakal berakhir. Perang nan dimulai pada Februari lampau menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Netanyahu saat ini menghadapi pemilu nan bakal digelar pada 27 Oktober 2026. Dalam jajak pendapat terakhir, koalisi pemerintah nan dipimpinnya tetap tertinggal.

Klaim tersebut disampaikan Netanyahu saat diwawancarai Channel 14. Netanyahu saat itu ditanya mengenai rumor penolakan salah satu badan keamanan Israel untuk memberikan perlindungan kepada kandidat perdana menteri menjelang pemilu.

"Mengenai putra-putra saya, menurut saya, ada perihal nan sungguh susah dipercaya. Iran menargetkan salah satu putra saya. Iran mencoba membunuh, mencoba menghabisi nyawa salah satu putra saya," ujar Netanyahu kepada saluran televisi bergolongan konservatif tersebut, nan dikenal kerap memberitakan pemerintah secara positif.

"Iran mencoba membunuh salah satu putra saya, dan oleh lantaran itu, perlindungan keamanan ini bukanlah sebuah kemewahan," katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai dugaan rencana tersebut ataupun seberapa dekat rencana itu dengan tahap pelaksanaan, seperti dikutip dari Reuters.

Hingga sekarang belum diketahui putra Netanyahu nan dimaksud dalam klaim tersebut. Salah satu putra tertua Netanyahu, Yair, diketahui tidak tinggal di Israel, melainkan di Miami, AS.

Terkait ancaman tersebut, Reuters telah menghubungi misi Iran di PBB, New York. Namun, hingga buletin ini ditulis belum mendapat jawaban.

\

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan