Nasib Insentif Mobil Listrik 2026, Purbaya: Nanti Saya Lihat Lagi

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |13:09 WIB

 Nanti Saya Lihat Lagi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menelaah surat usulan perpanjangan stimulan otomotif. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA – Nasib insentif kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada 2026 tetap belum jelas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menelaah surat usulan perpanjangan stimulan otomotif nan dikirim Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Meski Kementerian Perindustrian dikabarkan telah menyiapkan skema insentif nan lebih rinci, Kemenkeu tetap mempertimbangkan urgensi kebijakan tersebut di tengah kondisi fiskal saat ini.

"Wah saya belum baca tuh, kelak saya lihat lagi ya," ujar Purbaya usai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking, Jumat (6/2/2026).

Muncul spekulasi apakah ruang fiskal pemerintah tetap mencukupi untuk terus mensubsidi industri otomotif.

Menanggapi kemungkinan penghentian insentif, Purbaya melontarkan jawaban bersuara kelakar namun penuh makna mengenai penghematan anggaran negara.

"Kalau nggak insentif lagi, malah untung ya?" seloroh Purbaya.

Namun, di sisi lain, Direktur Jenderal Strategi dan Ekonomi Fiskal (Dirjen SEF) Kemenkeu, Febrio Kacaribu, mengingatkan bahwa ekosistem industri kendaraan listrik saat ini sebenarnya sudah mulai bergerak secara berdikari dengan beroperasinya sejumlah pabrik baru di Indonesia.

"Udah jalan. Pabrik-pabrik baru udah jalan," tambah Febrio singkat.

Purbaya pun menegaskan bakal kembali mempelajari usulan tersebut sebelum mengambil keputusan final. "Saya nggak tahu, saya bakal lihat lagi seperti apa ya," tegasnya.

Berdasarkan info nan dihimpun, Kementerian Perindustrian telah menyiapkan dua opsi stimulus nan sedang dibahas secara maraton berbareng Gaikindo dan para produsen kendaraan (ATPM).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com