Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan surat info nomor l 5/EDR/I.0/B/2026 tentang Imbauan Efisiensi dan Budaya Hidup Hemat.
Surat imbauan itu ditandatangani Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Muhammadiyah Muhammad Sayuti.
"Menyampaikan bahwa situasi perekonomian nasional dan dunia saat ini perlu disikapi dengan kebijaksanaan bersama, dengan ini kami mengimbau kepada seluruh komponen persyarikatan untuk senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, melaksanakan kegiatan, dan menjalani kehidupan," tulis info tersebut.
Ada 8 poin langkah-langkah nan diharapkan dilaksanakan ketua persyarikatan pada setiap tingkatan, sebagai berikut:
- Mengedepankan efisiensi, penggunaan anggaran belanja, dan menghindari pengeluaran nan tidak mendesak.
- Memprioritaskan program dan aktivitas nan berkarakter strategis dan berakibat langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial nan kurang diperlukan.
- Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya nan tersedia secara efektif dan bertanggung jawab.
- Mengurangi acara-acara regional-nasional dan kunjungan-kunjungan langsung berbiaya tinggi nan dapat digantikan dengan rapat koordinasi alias aktivitas secara daring.
- Membatasi gelombang kunjungan ke luar negeri, khususnya untuk aktivitas nan tidak berkarakter prioritas, serta tidak melibatkan pihak nan tidak mempunyai kepentingan langsung, dengan memperhatikan prinsip efisiensi anggaran.
- Penghematan air, listrik, dan daya di setiap kantor, gedung, dan ruangan. Sebagai alternatif, penghematan listrik dapat dimulai dengan menggunakan panel surya.
- Menguatkan budaya hidup cukup, sehat, bersih, dan produktif.
- Mempraktikkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) serta Risalah Islam Berkemajuan dalam seluruh aspek kegiatan.
"Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan penghematan, memperkuat kemandirian, serta menjaga stabilitas dan kelangsungan Persyarikatan Muhammadiyah," jelasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·