Ilustrasi(Dok spesial )
TRANSFORMASI Pasar Muara Karang (PMK) memasuki tahap baru. Setelah melalui proses revitalisasi, PMK mulai dibuka dan diaktivasi secara berjenjang untuk melayani masyarakat. Sejumlah pedagang sekarang telah kembali beraktivitas di area strategis pasar dan disambut antusias penduduk sekitar.
Aktivitas perdagangan paling terasa di lantai dasar. Area los basah nan menyediakan daging, seafood, ikan, dan ayam telah beroperasi. Begitu pula los kering nan menyediakan sayur-mayur dan buah-buahan segar.
Sejumlah toko emas di lantai dasar juga mulai melayani pelanggan. Untuk mendukung kenyamanan visitor dan pedagang, akomodasi gedung seperti eskalator telah beraksi dan dapat digunakan.
Aktivasi pasar juga mulai merambah lantai dua dan tiga. Sejumlah gerai di kedua lantai tersebut dibuka secara berjenjang oleh para penyewa.
Seiring beroperasinya gedung utama, area pasar sementara nan sebelumnya digunakan pedagang mulai dibongkar secara bertahap. Pembongkaran dilakukan untuk membuka ruang bagi pembangunan akses masuk dan keluar gedung nan lebih representatif.
“Proses pembongkaran tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi pembangunan area akses masuk dan keluar gedung nan representatif. Proses pengerjaannya diperkirakan bakal berjalan selama satu bulan ke depan,” ujar Direktur Teknik & Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Robert Sarjaka.
Aktivasi PMK bakal terus dilakukan secara bertahap. Salah satu area nan ditunggu masyarakat adalah Food and Beverage (F&B) nan terletak di lantai 5, nan dijadwalkan mulai dibuka secara berjenjang pada September 2026.
Kehadiran area F&B diharapkan menambah kegunaan PMK sebagai ruang kuliner sekaligus ruang hubungan dan komunal bagi masyarakat Jakarta maupun wisatawan.
“Kawasan Food and Beverage (F&B) sekarang bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi jangkar utama (anchor tenant) dan penggerak trafik dalam ekosistem pasar modern dan pusat perbelanjaan. Di tengah gempuran shopping online (e-commerce), area kuliner memberikan aspek pengalaman (experiential) nan tidak bisa digantikan secara digital,” ujarnya.
Dengan wajah baru nan lebih modern, bersih, dan tertata, revitalisasi PMK diharapkan bisa menghidupkan kembali aktivitas perdagangan sekaligus memperkuat daya tarik pasar bagi masyarakat.
Ke depan, PMK ditargetkan tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian penduduk dan memperkuat perannya sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Jakarta Utara. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·