Mu'ti Sebut Anak 'Good Boy' Bisa Terpapar Paham Kekerasan-Radikal, Ini Pemicunya
Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, usai Menghadiri Agenda Penguatan Peran Komite Sekolah, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dalam Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan nan Mengarah pada Terorisme di Satuan Pendidikan, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanPersonel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga pasca terjadi ledakan di depan gerbang SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025). Pelakunya adalah siswa nan terpapar radikalisme. Foto: Naufal Khoirulloh/ANTARA FOTO
"Betapa banyak anak-anak kita ini nan terpapar dan terpengaruh oleh beragam tindakan kekerasan, apalagi menjadi tokoh dari pelaku kekerasan itu melalui media internet dan juga sebagian melalui media sosial," jelasnya.
Kepala BNPT Eddy Hartono, pada Agenda Penguatan Peran Komite Sekolah, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dalam Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan nan Mengarah pada Terorisme di Satuan Pendidikan, Jakarta, Rabu (2/9/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Pemicu Anak Terpapar Kekerasan
"Mereka membentuk kelompok-kelompok kecil, tidak sampai pada tingkat geng, tetapi sudah mengarah kepada kekerasan," lanjutnya.
Ilustrasi anak main games. Foto: Shutter Stock
Anak Terasing dan Rentan di Ruang Digital
Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga saat proses penyisiran setelah adanya ancaman dugaan teror peledak di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan
Peran Sekolah dan Pembatasan Gawai
Ilustrasi anak main media sosial. Foto: Rizky Arief Permana/Shutterstock