Momen Syahdu Paus Leo Kunjungi Masjid Bertemu Imam Muslim Besar

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Paus Leo XIV dan Rektor Masjid Agung Aljir Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani saat berjamu ke Masjid Agung Aljir (Djamaa El Djazair), di Mohamadia, Aljir, Aljazair, 13 April 2026. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Paus Leo XIV melangkah berbareng Rektor Masjid Agung Aljir, Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani, saat mengunjungi Masjid Agung Aljir (Djamaa El Djazair) di Mohamadia, Aljir, Aljazair, Senin (13/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat perbincangan antara umat Katolik dan Islam, sekaligus menjadi simbol krusial hubungan lintas kepercayaan di negara dengan kebanyakan masyarakat Muslim.  (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Paus Leo XIV dan Rektor Masjid Agung Aljir Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani saat berjamu ke Masjid Agung Aljir (Djamaa El Djazair), di Mohamadia, Aljir, Aljazair, 13 April 2026. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Setelah itu, Paus melanjutkan perjalanan ke Basilika Bunda Maria Afrika dan menyampaikan pidato di hadapan umat nan berkumpul. Ia menekankan pentingnya persatuan dan perdamaian, serta membujuk masyarakat untuk terus menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Paus Leo XIV dan Rektor Masjid Agung Aljir Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani saat berjamu ke Masjid Agung Aljir (Djamaa El Djazair), di Mohamadia, Aljir, Aljazair, 13 April 2026. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Dalam pesannya, Paus Leo memuji kehidupan masyarakat nan rukun sebagai contoh nyata persaudaraan. Ia mengatakan bahwa kesederhanaan dan kerendahan hati dapat menjadi kekuatan dalam menyebarkan pesan rekonsiliasi, sekaligus menginspirasi orang lain untuk membangun persekutuan nan lebih erat. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Paus Leo XIV dan Rektor Masjid Agung Aljir Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani saat berjamu ke Masjid Agung Aljir (Djamaa El Djazair), di Mohamadia, Aljir, Aljazair, 13 April 2026. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Pada kesempatan nan sama, Paus juga melontarkan kritik terhadap pelanggaran norma internasional oleh kekuatan bumi nan dia sebut sebagai “neokolonial”. Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik pemimpin Gereja Katolik itu secara terbuka. (Photo by Alberto PIZZOLI / AFP)

Paus Leo XIV dan Rektor Masjid Agung Aljir Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani saat berjamu ke Masjid Agung Aljir (Djamaa El Djazair), di Mohamadia, Aljir, Aljazair, 13 April 2026. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Dalam pertemuan dengan para pemimpin politik, Paus menegaskan bahwa perjalanannya ke Afrika bermaksud sebagai “saksi perdamaian dan harapan” bagi dunia. Data Vatikan menunjukkan lebih dari 20 persen umat Katolik bumi berada di Afrika, meski di Aljazair jumlahnya kurang dari 10.000 orang dari total sekitar 48 juta penduduk, menjadikan kunjungan ini sebagai nan pertama dalam sejarah bagi seorang Paus Katolik. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News