Momen Purbaya Ditelepon Istana Saat Rapat di DPD-Diganti Suahasil

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai menteri finansial pada hari ini, Senin (14/9/2026), setelah menjabat sejak 8 September 2025.

Posisinya digantikan oleh Suahasil Nazara, nan telah menjabat sebagai wakil menteri finansial sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Suahasil pun dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai menteri finansial pada sore hari ini sekitar pukul 15.00 WIB.

Momen reshuflle ini terbilang sangat dadakan, lantaran sejak pukul 11.00 WIB, Purbaya tetap menghadiri rapat kerja campuran dengan Komite IV DPD RI.

Namun, saat sesi tanya jawab, ketua rapat, ialah Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi tiba-tiba memotong sesi jawaban Purbaya, lantaran adanya telepon dari pihak Istana.

"Tadi saya sampaikan Pak ada telepon, jadi tolong dicek ada telepon dari Istana, dari Mensesneg," kata Nawardi kepada CNBC Indonesia, Senin (14/9/2026).

"Katanya ada urusan krusial dipanggil ke Istan oleh Pak Mensesneg. Tapi kan Pak Purbaya lagi bicara, enggak pegang HP, akhirnya kita putus tidak dilanjut di rapat," tegasnya.

Nawardi mengatakan, sejak pagi tadi, saat Purbaya datang selaku menteri finansial nan menjadi mitra kerja Komite IV DPD RI, tidak ada gelagat Purbaya mengetahui bakal terkena reshuffle.

"Beliau enggak bicara apa-apa, beliau santai-santai saja, enggak ada ngomong apa-apa dengan kita dan waktu itu ya biasa aja. Kalau beliau tahu bakal diganti kan enggak mungkin hadir," ungkap Nawardi.

Meski begitu, Nawardi mengaku memandang indikasinya pergantian menteri finansial setelah Purbaya tidak menghadiri forum-forum internasional beberapa waktu terakhir, termasuk momen pertemuan menteri finansial di G20 dan BRICS.

Ia mengaku sempat menanyakan perihal itu kepada Purbaya, dan dijawab lantaran kudu di tanah air untuk menghadiri beberapa rapat dengan DPR.

"Kata Pak Purbaya ada rapat-rapat di DPR. lantaran ada rapat-rapat jadi enggak ke sana, dan katanya kudu ada nan jaga kandang," tegas Nawardi.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News