Momen Dasco Sandingkan Purbaya dan Bos BI Saat Dolar Tembus Rp18.000

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Dasco Kumpulkan Menkeu Sampai Bos BI Bahas Nasib Rupiah. (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perrry Warjiyo, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk berkoordinasi dan membahas kondisi fiskal dan moneter demi meredam nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat nan saat ini tetap terpuruk.  (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

Dasco Kumpulkan Menkeu Sampai Bos BI Bahas Nasib Rupiah. (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

"Sengaja berkumpul dengan teman-teman dari lembaga otoritas moneter dan kebijakan fiskal serta pemerintah untuk mengadakan pertimbangan mengenai perkembangan ekonomi sekaligus kemudian melakukan koordinasi gimana antara fiskal dan moneter saling dukung demi pertumbuhan ekonomi nan lebih baik saat ini," ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

DPR RI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perrry Warjiyo memaparkan, koordinasi fiskal dan moneter saat cukup erat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan perekonomian. (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

DPR RI

Dalam kesempatan nan sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kedepannya pemerintah bakal memastikan kebijakan fiskal melangkah dengan baik sehingga pertumbuhan Indonesia semakin cepat. Dalam perihal ini, pemerintah bakal berkoordinasi dengan bank sentral. (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

DPR RI

Sementara Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menambahkan, dengan parameter esensial Indonesia nan cukup kuat, pemerintah perlu terus mendorong program-program nan dapat meningkatkan sektor riil. (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

DPR RI

"Ini sinyal nan diharapkan terjadinya koordinasi erat, koordinasi intens seluruh pemangku kepentingan ekonomi menjaga moneter maupun fiskal kita terus di posisi nan kita harapkan. Situasi hari ini menuntut kerja sama kebijakan kudu saling mendukung dan memperkuat satu sama lain baik makro di bawah BI maupun fiskal nan dikendalikan menkeu," tutupnya. (Dokumentasi Tim Media Pimpinan DPR)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News