Modifikasi Mobil Ceper 'Sopan' Mulai Rp 500 Ribuan, Mau Coba?

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi modifikasi mobil ceper. Foto: Dok. Auto Society

Tren modifikasi mobil ceper tetap diminati, tetapi sekarang tidak lagi identik dengan tampilan ekstrem nan membikin fitment rapat. Pemilik mobil justru mulai mencari setelan kaki-kaki nan membikin bodi lebih rendah tanpa mengorbankan kenyamanan saat digunakan sehari-hari.

Midun, pemilik Bengkel Jaya Spring, mengatakan bahwa tren mobil ceper saat ini memang tidak seramai dulu. Bengkel nan sudah berdiri sejak 2002 itu memandang konsumen sekarang lebih banyak memilih setelan nan tetap nyaman untuk penggunaan harian.

"Sekarang banyak nan datang untuk ceperin dan nyaman, ya bahasanya ceper-ceper tapi sopan lah ya. Mulai tahun 2010 ke atas sudah berkurang tren ceper ekstrem," kata dia saat ditemui kumparan di Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (21/8).

Modifikasi ceper di bengkel Jaya Spring, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Ia menuturkan, sekarang lebih banyak konsumen nan datang untuk membikin mobil bergaya SUV alias sedan tampil lebih ceper, seperti Toyota Fortuner dan BMW F30. Menurutnya, tren tersebut condong berubah-ubah mengikuti musim, dalam beberapa waktu ke depan model nan datang bisa berbeda.

Menyoal modifikasi ceper dan nyaman, Midun bilang bengkelnya mempunyai kriteria sendiri. Mekanik bakal bertanya lebih dulu kebutuhan konsumen guna menentukan tingkat kerendahan nan sesuai, misalnya untuk kebutuhan harian, keluarga, sampai arena balap.

"Kami tanya dulu kebutuhannya buat apa agar cepernya tidak menyusahkan. Untuk mobil sedan maksimal sisa satu jari. Kalau SUV, seperti Toyota Innova dan Fortuner itu dua separuh sampai tiga jari lah ya, nyamannya segitu," jelas laki-laki nan sudah menekuni bagian suspensi mobil salama 24 tahun itu.

Proses pemotongan per di bengkel Jaya Spring, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Midun bilang, modifikasi ceper dan nyaman juga menyesuaikan dengan biaya dari konsumen. Ia sendiri lebih merekomendasikan kustom bagian per daripada penggunaan lowering kit, lowering spring, alias coilover.

Adapun, proses kustom meliputi ubahan pada bagian per dan shockbreaker bawaan pabrik. Bagian per bakal menentukan tingkat kelembutan kaki-kaki mobil, sementara penyesuaian shockbreaker dilakukan agar tidak mengganggu keahlian bagian per.

Midun bilang, per mobil nan dipotong tetap aman, hanya saja memang lebih keras sekitar 10 persen dari jenis standar.

"Coilover itu awalnya didesain buat balap ya, karakternya lebih keras. Ada lagi sport kit nan lebih lembut, tapi nggak bisa disetel naik-turun. Lebih lembut lagi ya kustom lantaran bisa kami tentukan karakternya," terangnya.

Modifikasi kaki-kaki mobil Mercedes-Benz di bengkel Jaya Spring, Gandaria, Jakarta Selatan. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Bicara harga, modifikasi ceper dan nyaman bisa dilakukan hanya dengan pemotongan bagian per, jasanya dikenakan biaya Rp 500-600 ribu tergantung jenis mobil. Sementara itu, untuk penggantian per kustom pada mobil MPV dibanderol mulai Rp 1,8 jutaan dan mobil sedan sekitar Rp 2 jutaan.

"Kami mengikuti budget konsumen. Kalau budget-nya rendah bisa pangkas bagian per standarnya, itu hanya jasa saja. Kalau uangnya ada lagi mau tukar nan kustom dan jenis standar pabriknya disimpan juga bisa. Faktor nan nentuin mobil ceper tapi nyaman ya kualitas per-nya," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan