ilustrasi merger.(Freeepik)
BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) buka bunyi mengenai berita anak upaya PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel, nan disebut bakal melakukan merger dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran berita tersebut lantaran rencana merger tetap berada dalam pembahasan internal perusahaan. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan tindakan korporasi nan perlu dikonfirmasi langsung kepada pihak terkait.
"Nanti saya cek bagaimana, lantaran itu kan tindakan korporasi, bukan tindakan pemegang saham," ujar Dony saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (31/8).
Dony nan juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mengatakan, perusahaan pelat merah pada dasarnya terbuka melakukan tindakan korporasi dengan perusahaan swasta, termasuk merger, selama langkah tersebut menjadi bagian dari strategi upaya dan roadmap perusahaan. "Mungkin saja, tidak ada masalah selama itu bagian dari roadmap. Saya tidak tahu, kelak saya mesti cek," ucapnya.
Dia menambahkan, setiap perusahaan mempunyai rencana kerja dan jenjang pengambilan keputusan masing-masing. Karena itu, info mengenai kemungkinan merger Mitratel dan Tower Bersama perlu dikonfirmasi kepada Telkom maupun manajemen perusahaan terkait. "Setiap perusahaan itu punya rencana kerja masing-masing. Nanti coba ditanyakan ke Telkom, lantaran mereka punya hierarkinya," kata Dony.
Sebelumnya, Mitratel dikabarkan tengah mempertimbangkan merger dengan Tower Bersama Infrastructure. Perseroan disebut telah meminta penasihat untuk mengusulkan rencana mengenai kemungkinan tindakan korporasi tersebut.
Kabar mengenai kemungkinan merger Mitratel dan Tower Bersama bukan merupakan perihal baru. Rencana serupa pernah mencuat pada 2015, namun transaksi tersebut tidak bersambung setelah tidak memperoleh persetujuan lebih lanjut.
Sementara itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyatakan Mitratel secara berkala melakukan pertimbangan terhadap beragam opsi strategis untuk pengembangan upaya dan pembuatan nilai jangka panjang. Namun, Telkom belum memberikan konfirmasi spesifik mengenai berita merger tersebut. (Ins/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·