Mitos atau Fakta: Bawang Putih Baik untuk Jantung

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

 Bawang Putih Baik untuk Jantung

Mitos alias Fakta: Bawang Putih Baik untuk Jantung (Foto: Freepik)

JAKARTA - Bawang putih telah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami nan dipercaya mempunyai beragam faedah kesehatan, termasuk untuk menjaga kesehatan jantung. Sejak era dahulu, bawang putih digunakan dalam beragam budaya sebagai pengobatan tradisional untuk membantu mencegah infeksi, meningkatkan stamina, hingga menjaga kesehatan pembuluh darah. Namun, benarkah bawang putih bisa memberikan faedah bagi jantung?

Saat ini, beragam suplemen bawang putih banyak dipasarkan dengan klaim dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengendalikan kadar kolesterol, hingga menghalang penumpukan plak pada pembuluh darah. Sejumlah penelitian memang menunjukkan adanya potensi faedah tersebut, meski hasilnya tetap perlu dipahami secara lebih mendalam.

“Ada banyak sekali penelitian” nan menunjukkan bahwa suplemen bawang putih mungkin memberikan faedah kardiovaskular, kata Dr. Donald D. Hensrud, seorang master dan guru besar madya nutrisi dan kedokteran pencegahan di Mayo Clinic. Namun, menurutnya, kualitas penelitian nan ada cukup beragam dan manfaatnya belum tentu dirasakan oleh semua orang.

Apa Kata Penelitian?

Melansir New York Times, sejumlah meta-analisis nan dilakukan dalam beberapa tahun terakhir menemukan bahwa konsumsi bawang putih, baik dalam corak makanan maupun suplemen, berpotensi memberikan faedah bagi kesehatan jantung. Manfaat tersebut terutama terlihat pada perseorangan nan mempunyai tekanan darah alias kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) nan sedikit lebih tinggi dari normal.

Salah satu meta-analisis nan diterbitkan pada Januari lampau meninjau info dari 108 uji klinis terkontrol nan melibatkan lebih dari 7.000 orang dewasa. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mentah, matang, maupun suplemen dapat membantu memperbaiki beberapa aspek akibat penyakit kardiovaskular, seperti kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan tekanan darah, khususnya pada golongan nan mempunyai akibat penyakit jantung lebih tinggi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com