Misteri Hilangnya Sang Perdana Menteri

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Jakarta -

Ada sebuah tragedi sejarah Australia nan sampai hari ini misterius. Perdana Menteri Australia, Harold Holt menghilang saat berenang pada 1967.

Dikutip dari laman resmi arsip nasional Australia, Harold lahir di Sydney pada tahun 1908. Dia terpilih sebagai personil parlemen federal untuk wilayah pemilihan Fawkner pada tahun 1935.

Ia kemudian menjadi Perdana Menteri dan pemimpin Partai Liberal setelah pensiunnya Robert Menzies pada Januari 1966. Masa kedudukan Holt sebagai Perdana Menteri ditandai dengan support kuat terhadap keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Vietnam. Kemenangannya cukup mengejutkan pada saat itu lantaran memakai rumor pro Vietnam.

Hilang Saat Berenang

Belum genap dua tahun menjabat, Harold Holt menghilang saat berenang di Pantai Cheviot dekat Portsea, Victoria pada 17 Desember 1967.

Jenazahnya tidak pernah ditemukan. Laporan kepolisian menyimpulkan bahwa hilangnya Holt merupakan sebuah kecelakaan. Sebab, pergerakan Holt sebelum menghilang juga normal seperti biasa. Namun, memang kondisi ombak saat itu sedang bergelombang.

Dugaan kuat Holt diserang biota laut dan jenazahnya terbawa oleh arus pasang alias terjepit di celah batu.

Banyak teori-teori di masyarakat nan bertebaran mengenai hilangnya Holt. Namun, pemerintah Australia saat itu menilai penyelidikan umum lebih lanjut tidak diperlukan lagi.

Yang Tersisa dari Hilangnya Holt

Arsip Nasional Australia menyimpan beragam catatan nan berangkaian dengan hilangnya Holt. Dari mulai kegagalan pencarian jenazah, proses pergantian Holt oleh Perdana Menteri sementara John McEwen dan proses pemilihan selanjutnya.

Barang-barang Holt nan tertinggal di pantaiBarang-barang Holt nan tertinggal di pantai pada tahun 1967 (Central Press/Hulton Archive/Getty Images)

Selain itu, ada beberapa catatan arsip mengenai tas kerja Holt, pergerakan para saksi dan situasi terakhir Holt. Namun, hilangnya Holt sampai sekarang tetap menjadi misteri. Keberadaan jenazahnya tak pernah diketahui hingga sekarang.

(rdp/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News