Minyakita Langka di Priangan Timur, Bulog Mulai Guyur Pasokan ke Pasar Cikurubuk

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Minyakita Langka di Priangan Timur, Bulog Mulai Guyur Pasokan ke Pasar Cikurubuk Untuk menekan inflasi atas kelangkaan minyakkita di sejumlah gerai pasar induk Cikurubuk, Bulog Ciamis distribusikan 120 liter alias 20 karton ke 5 gerai hingga dijual seharga Rp 15.700 per liter.(MI/Kristiadi )

RATUSAN kios pedagang di pasar tradisional wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, mengalami kelangkaan Minyakita sejak beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membikin penduduk kesulitan mendapatkan minyak goreng subsidi dan memicu lonjakan nilai di pasar-pasar utama seperti Pasar Cikurubuk, Pancasila, Singaparna, hingga Manonjaya.

Kelangkaan ini dipicu oleh beberapa aspek krusial, di antaranya pelemahan nilai tukar Mata Uang Rupiah serta dialihkannya sebagian pasokan untuk kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

Rinrin, 45, penduduk Bebedahan, Purbaratu, mengaku sudah berkeliling ke beragam gerai dan pemasok namun tetap kesulitan menemukan stok Minyakita. "Saya mencari Minyakita lantaran harganya paling terjangkau. Tapi sekarang langka, pedagang bilang pasokan banyak terserap ke program makan bergizi (MBG)," ujarnya, Senin (8/6).

Di beberapa gerai nan tetap mempunyai stok terbatas, harga Minyakita meroket hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini memaksa masyarakat beranjak ke minyak goreng curah nan dibanderol seharga Rp21.000 per kilogram.

Hal senada diungkapkan Lulus, seorang pedagang di Pasar Pancasila. Ia menyebut bahwa saat ini pedagang nyaris tidak mempunyai stok Minyakita untuk dijual kepada masyarakat umum. "Kelangkaan terjadi lantaran kurangnya pasokan dari pemasok dan akibat Rupiah melemah. Selain itu, support pangan sekarang banyak diserap untuk pemilik dapur SPPG," jelasnya.

Data Intervensi Pasar Bulog Ciamis

Lokasi Distribusi Pasar Induk Cikurubuk
Volume Pasokan Tahap I 120 Liter (20 Karton)
Harga Eceran Tertinggi (HET) Bulog Rp15.700 per Liter
Frekuensi Distribusi Seminggu Sekali (Bertahap)

Langkah Menekan Inflasi Daerah

Penata Layanan Operasional UPT Pasar Induk Cikurubuk, Dodi Indra, menyatakan bahwa untuk menekan inflasi akibat kelangkaan ini, Bulog Ciamis telah mulai mendistribusikan Minyakita ke sejumlah gerai mitra. Pada tahap awal, sebanyak 120 liter disalurkan ke lima gerai di Pasar Cikurubuk.

"Harga nan dipatok adalah Rp15.700 per liter. Kami bakal melakukan pengawasan agar nilai tetap sesuai ketentuan. Pendistribusian bakal dilakukan secara rutin seminggu sekali dan jumlah gerai penerima bakal ditambah secara berjenjang sesuai kebutuhan pasar," tegas Dodi.

Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan kembali nilai minyak goreng di wilayah Priangan Timur dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah tantangan ekonomi dunia dan penyelenggaraan program nasional. (AD/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia