Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra memberikan info di Bandung, Rabu (24/6/2026).(MI/Bayu Anggoro)
POLDA Jawa Barat belum mempunyai waktu nan cukup untuk menggali info dari pelaku mengenai kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita di Kabupaten Bandung. Seperti diketahui, pelaku TH ditangkap kepolisian pada Selasa (23/6) petang, di Majalaya, Kabupaten Bandung.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra R mengakui pihaknya tetap terus mendalami motif dan mensinkronisasikan seluruh hasil penyelidikan di lapangan. Menurutnya, tim interogator tetap memerlukan waktu untuk menggali lebih dalam perkara ini.
"Kami sudah menyampaikan kepada ketua bahwa tetap banyak nan kudu kami dalami, kami gali, dan sinkronisasikan mengenai dengan hasil dari penyelidikan serta penyidikan," kata Hendra saat memberikan keterangannya di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Rabu (24/6).
Ia menjelaskan, salah satu halangan dalam pengumpulan info adalah kondisi psikis dan bentuk korban nan belum stabil meski berangsur membaik. Saat ini, korban tetap menjalani proses pemulihan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
"Kondisi korban sampai saat ini tetap belum pulih 100%, sehingga info nan bisa kita dapatkan dari nan berkepentingan tetap sangat minim," katanya.
Lebih lanjut, Hendra memastikan luka-luka nan diderita korban merupakan hasil kekerasan nan terjadi dalam waktu nan lama.
"Dokter forensik menyimpulkan bahwa ini merupakan corak luka hasil kekerasan nan terjadi dalam waktu nan cukup lama," katanya. (BY/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·