Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menegaskan seluruh kader partainya nan duduk sebagai personil DPR RI maupun DPRD wajib menjaga hubungan dengan masyarakat di wilayah pemilihannya.
Menurut dia, kekuatan Partai Golkar berjuntai pada seberapa baik kader bisa memelihara akar rumput dan terus mendengarkan aspirasi masyarakat.
Ia mengatakan, personil legislatif mempunyai tanggungjawab untuk terus datang di tengah masyarakat, bukan hanya saat menjelang pemilu.
“Untuk personil DPR RI, wajib hukumnya memelihara akar rumput. Wajib hukumnya memelihara konstituennya. Karena bagaimanapun partai ini bisa besar jika akar rumputnya, konstituennya bisa dipelihara, khususnya pada personil DPR RI alias DPRD di wilayah pemilihannya masing-masing,” kata Sarmuji di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (3/8).
Sarmuji mengatakan, Partai Golkar tidak mau kadernya hanya aktif mendekati masyarakat saat masa kampanye, lampau susah dihubungi setelah sukses terpilih menjadi personil legislatif.
Ia menyinggung kejadian nan menurutnya kerap dikeluhkan masyarakat, ialah calon personil legislatif nan membagikan nomor telepon saat berkampanye, tetapi kemudian menggantinya setelah terpilih sehingga masyarakat kesulitan menyampaikan aspirasi.
“Kita enggak kepingin ada ungkapan dari rakyat nan sering kita dengar. Kalau lagi mau mencalonkan diri, personil DPR RI alias DPRD bagi-bagi nomor HP. ‘Wah ini nomor HP, jika ada masalah tolong dihubungi’,” kata Sarmuji.
“Begitu jadi personil DPR RI alias DPRD, nomor HP-nya ganti, agar enggak bisa dihubungi,” lanjutnya.
Menurut Sarmuji, perilaku seperti itu tidak boleh dilakukan kader Partai Golkar. Ia meminta seluruh personil legislatif dari Partai Golkar tetap membuka akses komunikasi dengan masyarakat selama menjabat.
“Kita enggak kepingin kader Partai Golkar seperti itu. Kita mau sampai kapan pun personil DPR RI alias DPRD kabupaten/kota, provinsi, kudu tetap menjaga konstituennya, setiap saat bisa dihubungi, setiap saat bisa mendengarkan aspirasi dari masyarakat nan diwakilinya,” tegasnya.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·