Sudah bukan perihal asing lagi bahwa saat ini kita sering kali memandang deepfake hasil AI nan bisa dibilang sangat meyakinkan, dan sayangnya, teknologi ini kadang bukan hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga mulai digunakan untuk melakukan penipuan.
Nah memandang tren tersebut, Microsoft sekarang mengambil langkah baru untuk meningkatkan keamanan Microsoft Teams.
Dimana mulai Agustus 2026 ini, mereka bakal menghadirkan fitur “Report a concern”, sebuah tombol unik nan memungkinkan peserta meeting langsung melaporkan aktivitas mencurigakan, termasuk dugaan penggunaan deepfake AI.
Baca Juga : ThinkPad Jadul Tahun 2008 Kembali Populer, Kini Disulap Jadi Laptop Dengan Spesifikasi Modern

Tapi kenapa sih fitur ini sampai ditambahkan Microsoft?, jadi perlu diketahui guys bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft cukup aktif mempromosikan AI melalui Copilot dan kerja samanya dengan OpenAI.
Namun di sisi lain, Microsoft juga mengakui bahwa AI telah menurunkan halangan bagi pelaku kejahatan cyber dimana sejak tahun 2025 lalu, Microsoft sudah memperingatkan bahwa AI sekarang bisa mengumpulkan info perusahaan dari internet, membikin peserta meeting tiruan nan terlihat sangat meyakinkan, hingga meniru bunyi seseorang jika tersedia cukup banyak rekaman audio.
Dengan kata lain, seseorang sekarang bisa “hadir” dalam meeting tanpa betul-betul menjadi orang tersebut.
Baca Juga : Bukan Karena AI, Microsoft Akhirnya Akui Penyebab Windows 11 Laris
Inilah nan membikin ancaman seperti phishing, impersonasi, social engineering, hingga deepfake meeting semakin mengkhawatirkan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Microsoft menghadirkan fitur baru berjulukan Report a concern nan sesuai namanya, fitur ini memungkinkan peserta meeting melaporkan aktivitas nan dianggap mencurigakan secara langsung tanpa kudu keluar dari rapat.
Baca Juga : Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Misalnya ketika peserta merasa ada seseorang nan menyamar sebagai orang lain, mencoba melakukan phishing, melakukan penipuan, alias menggunakan deepfake AI.

Langsung Masuk ke Microsoft Defender
Ketika laporan dikirim, info tersebut bakal tersedia di Microsoft Defender Portal dan Teams Admin Center, nan artinya, tim keamanan organisasi dapat langsung melakukan investigasi terhadap meeting tersebut.
Microsoft juga menyebut bahwa metadata meeting beserta sejumlah info kontekstual bakal ikut disimpan untuk membantu proses investigasi.
Namun perusahaan menegaskan bahwa info tersebut tidak otomatis dikirim ke Microsoft, melainkan diproses dan hanya tersedia untuk pengurus organisasi melalui Microsoft Defender maupun Teams Admin Center.
Kabar baiknya, fitur ini bakal aktif secara default ketika mulai dirilis dan pengguna nantinya bisa memilih apakah mau melaporkan aktivitas mencurigakan saat meeting berjalan alias melalui chat meeting setelah sesi selesai.
Yah secara umum sih jelas ini fitur nan menarik, lantaran setidaknya, ketika ada peserta nan mencurigakan alias diduga merupakan hasil deepfake AI, pengguna sekarang mempunyai langkah nan jauh lebih sigap untuk melaporkannya kepada tim keamanan organisasi.
Meskipun begitu, perlu diingat ya, bahwa fitur ini ditujukan untuk organisasi (enterprise), bukan untuk seluruh pengguna Microsoft Teams.
Nah menurutmu gimana langkah Microsoft ini? komen dibawah guys.
Via : Microsoft, Neowin
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·