Microsoft Perkuat Keamanan Identitas dengan Password Protection di Microsoft Defender

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Inovasi di bagian keamanan kembali dihadirkan Microsoft dengan dirilisnya fitur Password Protection di Microsoft Defender, nah fitur ini bakal menjadi langkah krusial dalam membantu organisasi memantau, menganalisis, dan menangani resiko password dari beragam sumber identitas dalam satu dashboard nan terpusat.

Baca Juga : Windows 11 24H2 Dipaksa Update ke 25H2

Terkait fitur ini, nantinya pengguna nantinya dapat memandang beragam resiko nan berangkaian dengan password secara menyeluruh dan bukan hanya mendeteksi masalah saja, melainkan fitur ini juga bakal memungkinkan tindakan langsung untuk mengatasinya.

Dengan fitur ini, beberapa resiko seperti kredensial nan bocor di internet alias dark web, password nan terekspos, password policy lemah dan kesalahan konfigurasi sistem keamanan bisa diidentifikasi dan dikumpulkan dalam satu tampilan, sehingga tim IT tidak perlu berpindah-pindah sistem hanya untuk melakukan analisa lebih dalam.

Menariknya, fitur ini juga dirancang untuk mendukung beragam sumber identitas nan umum digunakan di lingkungan enterprise, mulai dari Active Directory on-premises, jasa cloud seperti Microsoft Entra ID, hingga penyedia pihak ketiga seperti Okta. Dengan support ini, organisasi dapat memantau keamanan password secara terintegrasi meskipun menggunakan lebih dari satu sistem autentikasi.

Baca Juga : Dugaan Kebocoran Data Adobe, 13 Juta Tiket Support dan Data Karyawan Diklaim Bocor

Dan seperti pada gambar diatas, Microsoft membagi laman Password Protection ke dalam empat bagian utama nan memudahkan proses analisis, mulai dari Tab Password Hygiene nan menampilkan akun dengan password lemah, Password Policies untuk mengevaluasi kebijakan password, Leaked Credentials mendeteksi kredensial nan bocor sekaligus memungkinkan tindakan seperti reset alias nonaktifkan akun, dan Exposed Passwords mengungkap penyimpanan password nan tidak kondusif seperti plaintext alias konfigurasi berisiko.

Bahkan, sistem ini juga memanfaatkan penemuan berbasis AI untuk menemukan kredensial sensitif nan tersembunyi di dalam atribut tertentu, khususnya pada lingkungan Active Directory.

Secara umum fitur ini menarik apalagi untuk meningkatkan keamanan dan awarness pengguna, namun perlu diperhatikan, untuk dapat mengakses fitur ini, pengguna memerlukan lisensi Microsoft Defender for Identity alias paket nan sudah mencakupnya seperti E5 dan lisensi tambahan untuk perlindungan identitas di Microsoft Entra ID, selain itu, akses minimal nan dibutuhkan adalah role Security Reader.

Dengan kata lain, fitur ini bisa dibilang unik ke enterprise dan untuk pengguna umum rumahan, tapi bagaimanapun ini berita baik lantaran Microsoft tampaknya mau mendorong pendekatan keamanan nan lebih proaktif dan tidak hanya sekadar memberikan peringatan, tetapi juga menghadirkan kontrol langsung untuk mengatasi masalah nan terdeteksi.

Tapi perlu diingat, fitur ini untuk sekarang tetap preview dan belum tersedia secara umum, sehingga kemungkinan tetap bakal mengalami perubahan baik dari sisi fitur, tampilan, maupun support nan diberikan sebelum dirilis secara penuh oleh Microsoft.

Nah untuk Anda pengguna lisensi ini dan IT admin nan juga aktif menggunakan Microsoft Defender, fitur ini jelas bisa menjadi perangkat nan sangat powerful untuk meningkatkan visibilitas sekaligus kontrol terhadap keamanan identitas di lingkungan organisasi. Namun gimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com