Microsoft Bakal Hapus Dukungan XSLT di Edge, Dimulai Desember 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sebuah berita krusial datang untuk pengguna Microsoft Edge, dimana Microsoft akhirnya menetapkan agenda penghentian support XSLT bawaan browser di Edge.

Nah fitur lawas ini bakal mulai dinonaktifkan secara default melalui Edge 159 pada Desember 2026 sebelum dukungannya dihapus sepenuhnya pada musim panas 2027 melalui Edge 176.

Kabarnya sih, langkah ini diambil lantaran penggunaan XSLT di web semakin rendah, sementara teknologi tersebut juga mempunyai sejumlah akibat keamanan.

Apa Itu XSLT?

XSLT alias Extensible Stylesheet Language Transformations merupakan teknologi nan digunakan untuk mengubah arsip XML menjadi format lain, seperti HTML, dan teknologi ini direkomendasikan oleh W3C sejak 1999.

Namun, penggunaannya sekarang sangat minim, apalagi Microsoft menyebut XSLT hanya digunakan pada sekitar 0,02% laman web, sementara laman nan menjalankan transformasi XSLT apalagi kurang dari 0,001%. Dengan kata lain penggunanya sangat mini sekali.

Dan parahnya, selain tingkat penggunaan nan rendah, masalah keamanan pada penerapan XSLT juga menjadi salah satu argumen penghentian support ini, lantaran Microsoft menilai pengganti nan lebih modern sudah tersedia.

Apa nan Berubah di Microsoft Edge?

Jadi kawan kawan, mulai Edge 159, API JavaScript XSLTProcessor dan petunjuk pemrosesan XML nan merujuk ke stylesheet XSLT bakal dinonaktifkan secara default.

Perubahan ini bakal berpotensi memengaruhi organisasi nan tetap mengandalkan situs internal maupun eksternal berbasis XSLT, namun, petunjuk XML nan merujuk ke stylesheet CSS tidak terdampak oleh perubahan tersebut.

Baca Juga : Rangkuman Event Microsoft 7 Oktober 2026, Windows Mulai Masuk Era Local AI

Selain itu, Microsoft menyarankan pengurus IT memeriksa situs nan digunakan organisasi melalui fitur Lighthouse di Edge. Jika ditemukan ketergantungan pada XSLT, situs tersebut sebaiknya dimigrasikan ke teknologi modern alias developernya dihubungi untuk melakukan pembaruan.

Masih Ada Waktu untuk Migrasi

Nah bagi organisasi nan belum siap, Microsoft menyediakan kebijakan XSLTEnabled untuk mempertahankan support XSLT setelah Edge 159 dirilis, dimana kebijakan ini dapat diatur ke true sebagai solusi sementara.

Namun tentu itu tidak bakal bertindak selamanya, lantaran pada Edge 176 nan dijadwalkan datang pada musim panas 2027 nanti, kebijakan tersebut juga bakal dihapus sehingga support XSLT bawaan browser betul-betul berakhir.

Nah meskipun ini memang bukan untuk semua orang, tapi dengan adanya agenda ini, pengurus dan developer web sebaiknya mulai memeriksa sistem nan tetap menggunakan XSLT agar tidak mengalami gangguan ketika support tersebut dihentikan.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com
↑