Microsoft Akui Memang Memanfaatkan Windows 11 untuk Mendorong Edge, Copilot, dan Teams

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Untuk Anda nan mengikuti tulisan di situs ini mungkin sudah tahu bahwa memang Microsoft sering mempromosikan jasa mereka sendiri lewat Windows.

Mulai dari Microsoft Edge, Bing, hingga Copilot, nyaris semuanya pernah muncul sebagai rekomendasi alias apalagi menjadi pengaturan bawaan di Windows 11.

Nah jika sebelumnya kadang Microsoft sering kali membantah mengenai promosi tak bersuara diam mereka, kali ini Microsoft justru mengakuinya secara resmi.

Jadi kawan kawan, melalui dokumen tahunan nan disampaikan ke SEC (Securities and Exchange Commission) Amerika Serikat, Microsoft secara terang-terangan menyebut bahwa Windows memang digunakan untuk membantu mengembangkan beragam jasa dan upaya mereka.

“Leveraging Windows to fuel our cloud business, grow our share of the PC market, and drive increased engagement with our services like Microsoft Edge, Bing, Copilot, Microsoft Teams, Microsoft 365 Consumer, XBOX Game Pass, and more,"

Dalam laporan tersebut, Microsoft menjelaskan bahwa Windows dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan beragam jasa mereka seperti Microsoft Edge, Bing, Copilot, Teams, Xbox Game Pass dan lainnya.

Dengan kata lain, Windows bukan hanya sistem operasi, tetapi juga menjadi pintu masuk utama agar pengguna menggunakan ekosistem Microsoft secara lebih luas.

Google dan Opera Langsung Protes

Nah mendapati perihal ini, jelas Google dan Opera sebagai salah satu saingan besar Microsoft langsung memberikan tanggapan, dimana melalui Browser Choice Alliance, menurut mereka Microsoft memanfaatkan kekuasaan Windows untuk mengarahkan pengguna menggunakan browser buatan mereka sendiri, ialah Microsoft Edge.

Baca Juga : Browser Choice Alliance Kembali Kritik Microsoft Edge

Mereka beranggapan bahwa langkah tersebut mengurangi kebebasan pengguna dalam memilih browser sekaligus menciptakan persaingan nan tidak sepenuhnya adil.

When Microsoft uses its Windows ecosystem to push users toward its own browser, it restricts user choice, undermines web freedom, and unfairly tilts the playing field in its favor and away from fair competition and innovation,

Meskipun begitu, tentu bisa dibilang ini bukan perihal pertama, dan apalagi sudah beberapa kali Browser Choice Alliance memberikan kritikan.

Tapi Bukankah Semua Perusahaan Teknologi Melakukan Hal nan Sama?

Jika dipikir-pikir, apa nan dilakukan Microsoft ini bukan sesuatu nan betul-betul baru.

Apple juga memanfaatkan iOS dan macOS untuk mendorong pengguna menggunakan Safari, iCloud, hingga Apple Music. Google pun melakukan perihal nan sama melalui Android dan beragam jasa Google miliknya.

Artinya, nyaris semua perusahaan teknologi besar membangun ekosistem mereka dengan langkah nan serupa. nan membedakan mungkin hanya seberapa garang langkah mereka melakukannya.

Jika kita ingat kembali, dulu Microsoft memang terkenal sangat agresif, mulai dari notifikasi nan menyarankan pengguna beranjak ke Microsoft Edge, pop-up Bing ketika menggunakan Google Chrome, hingga beragam promosi Microsoft 365 dan jasa lainnya di dalam Windows.

Nah menurut saya sih, selama promosi tersebut tidak sampai mengganggu pengalaman pengguna, perihal ini tetap cukup wajar lantaran masalahnya bukan lantaran Microsoft mempromosikan produknya sendiri, melainkan ketika promosi tersebut terasa terlalu memaksa, misalnya dengan pop-up nan susah ditutup, pengaturan default nan terus berubah, alias rekomendasi nan muncul berulang kali.

Tapi gimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com