MGLV Targetkan Rp2,54 Triliun dari Rights Issue untuk Kembangkan AI Data Centeramp;nbsp;

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 11 September 2026 |10:56 WIB

MGLV Targetkan Rp2,54 Triliun dari Rights Issue untuk Kembangkan AI Data Center 

Emiten (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), hari ini, mengumumkan nilai penyelenggaraan dan rasio Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue), menyusul persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada 7 September 2026.  

Dalam tindakan korporasi ini, Perseroan bakal menerbitkan maksimal 285.732.512 saham biasa baru, dan menargetkan Rp2,54 triliun untuk mengembangkan jasa pusat info kepintaran buatan (artificial intelligence info center). 

Perseroan menetapkan nilai penyelenggaraan sebesar Rp8.880, dengan rasio setiap 100 saham lama berkuasa atas 15 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). 

PT Nextier Datamate Center (NDC) selaku pemegang saham utama Perseroan  akan melaksanakan seluruh HMETD nan menjadi haknya senilai Rp1,65 triliun.  

Presiden Direktur NexAI 
Ahmad Zulfikar mengatakan, Dana nan dihimpun melalui rights issue ini bakal langsung mendukung pembangunan AI info center nan dirancang untuk standar tier III, sejalan dengan arah upaya baru nan telah disetujui pemegang saham. 

"Ini adalah langkah konkret bagi kami untuk merealisasikan visi transformasi Perseroan. Data center kami dirancang untuk mendukung kebutuhan hosting chip AI dengan teknologi terbaru nan tersedia di industri saat ini," ujarnya.

Sesuai dengan prospektus singkat nan telah diterbitkan, NexAI berencana memanfaatkan biaya rights issue sebagai suntikan modal kepada dua anak usahanya PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC). Kedua perusahaan bakal mengembangkan AI info center nan mempunyai kapabilitas 102 Megawatt (MW).  

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑