
Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya/Febi Setianingrum. (Foto: PBSI)
JAKARTA – Ganda putri nomor satu bumi asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, menjadi pihak nan menggagalkan pasangan tuan rumah, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum ke final Indonesia Open 2026. Meski sukses memenangkan pertandingan, peraih lencana perak Olimpiade Paris 2024 tersebut terang-terangan mengaku tidak mudah untuk menundukkan Rachel/Febi pada laga semifinal nan digelar di Istora Senayan, Jakarta.
1. Apresiasi Tinggi untuk Wakil Tuan Rumah
Usai laga, Liu Sheng Shu memberikan pujian unik bagi performa dobel putri Indonesia. Menurutnya, Rachel/Febi tampil dengan motivasi tinggi dan memberikan perlawanan nan sangat merepotkan sepanjang pertandingan.
“Di pertandingan tadi lantaran melawan tuan rumah, penampilan mereka sangat bagus dan sangat bersemangat. Tetapi kami sudah mempersiapkan diri dengan baik sebelum bertanding,” ujar Liu mengutip dari PB Djarum, Senin (8/6/2026).
Selain menghadapi ketatnya permainan di lapangan, Liu/Tan juga kudu bertanding di bawah tekanan atmosfer Istora nan bergemuruh mendukung wakil Indonesia. Namun, mereka menegaskan bahwa riuhnya penonton sama sekali tidak menggoyahkan konsentrasi mereka.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (Foto: X/@INABadminton)
Bagi Liu, tekanan dari suporter musuh adalah perihal nan lumrah dan sudah mereka antisipasi sejak awal.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·