Meresahkan Warga, Pengemis di Kudus Sehari Raup Rp540 Ribu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Penghasilan peminta-minta inisial J (40) di Kudus terungkap dalam sehari bisa mencapai Rp 540 ribu, acapkali lipat dibanding bayaran minimum (UMK) Kudus Rp2,8 juta.

Cerita bermulai dari Satpol PP saat mengamankan pengemis karena dianggap meresahkan penduduk di area Menara Kudus pada Minggu (2/8) lalu.

Dari sejumlah peminta-minta nan diamankan, salah satu nan menjadi sorotan ialah perempuan inisial J yang disebut kerap mengemis dengan memaksa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena meminta dengan memaksa, itu nan dikeluhkan oleh masyarakat, terus nggak dikasih marah-marah, menarik baju peziarah, sampai diikuti peziarah naik ojek terus ditarik bajunya," kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Kudus, Yan Suryo Samudro saat dihubungi detikJateng, Rabu (5/8).

Kepada Satpol PP, J sempat mengaku penghasilannya dalam sehari adalah Rp200 ribu. Namun, Satpol PP melakukan pemeriksaan dan mengungkap J bisa mendapat lebih dari Rp 500 ribu dalam sehari.

"Yang kami tangkap ada beberapa nan menjadi sorotan satu ibu, meminta dengan memaksa. Ngakunya Rp200 ribu rupanya setelah dicek itu sampai Rp 540 ribu," ucapnya.

Satpol PP pun berkomitmen agar Menara Kudus bebas dari pengemis. Sejumlah peminta-minta nan diamankan disebut telah dibina dan diminta tak mengemis lagi.

"Pembinaan pertama meminta tanda tangan agar tidak mengulangi lagi lantaran melanggar Perda di Kabupaten Kudus. Ke depan ditertibkan bakal rutin ada operasi pekat," terang Yan.

Sementara itu, dalam video nan beredar, J mengaku pendapatannya bisa mencapai sekitar Rp 500 ribu per hari meski kondisi peziarah sedang tidak ramai.

"Sehari Rp 500 ribu saat sepi. Sudah jera nggak diulangi lagi pak," jelas J dalam video nan diterima detikJateng.

Selengkapnya di sini.

(gil)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional