Merancang Masa Depan: Jakarta Reimagined Dorong Inovasi Placemaking

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Suasana obrolan pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Dalam upaya menjaga komitmen Jakarta sebagai tokoh kota dunia nan berbudaya, Jakarta Experience Board (JXB) bekerja-sama dengan Jakarta City Branding (JCB) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI Jakarta) nan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menghadirkan aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition.

Mengusung semangat urban resilience, program ini membujuk penduduk masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem baru melalui buahpikiran dan pendapat pembuatan serta pemanfaatan ruang di area Kanal Banjir Barat, Dukuh Atas. Inisiatif strategis ini sekaligus menjadi langkah nyata Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta pada Juni 2027 mendatang.

Pengunjung memandang Instalasi pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung transformasi ruang kota.

"Menjelang 5 Abad Jakarta, kami terus mengakselerasi langkahnya untuk mengukuhkan posisi sebagai kota dunia nan berbudaya. Inisiatif Jakarta ReImagined ini sangat sejalan dengan visi kami. Optimalisasi ruang publik tidak hanya menciptakan daya tarik pariwisata dan ecotourism baru, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi imajinatif kita.” ujar Andhika. Lebih lanjut Direktur Utama Jakarta Experience Board, Yunn Bali Mohammad Yusuf, menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat dalam menciptakan sebuah ruang publik dengan semangat urban resilience.

Suasana obrolan pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

“Jakarta ReImagined lahir dari kesadaran bahwa membangun ketahanan kota alias urban resilience memerlukan partisipasi aktif warganya. Sebagai IP event pertama JXB nan berfokus pada placemaking, kami sangat bangga memandang kerjasama lintas disiplin dari para mahasiswa dan ahli muda. Kelima belas karya instalasi nan terpilih ini bukan sekadar pameran estetika, melainkan bentuk nyata dari aspirasi masyarakat bakal ruang publik nan inklusif. Gagasan mereka adalah cikal bakal cetak biru wajah baru Jakarta," ungkap Yunn.

Suasana aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Setelah melalui proses nan panjang, sebanyak 15 karya orisinal terbaik dari para placemaker Indonesia telah terpilih, untuk memamerkan karyanya pada Showcase & Awarding Night Jakarta ReImagined 2026 nan diadakan secara terbuka untuk publik dan tidak dipungut biaya (gratis), di Melting Pop, M Bloc Space hari Minggu 30 Agustus 2026 mulai pukul 9 pagi sampai dengan selesai.

Pengunjung memandang Instalasi pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Pengunjung juga dapat memperkaya wawasan melalui sesi Talks, menikmati ragam hiburan, serta mengunjungi creative market booth dan community booth. Rangkaian suasana nan hidup ini bakal bermuara pada malam penganugerahan bagi para pemenang JaRe 2026, sebagai corak apresiasi atas produktivitas mereka dalam menghadirkan penemuan ruang publik.

Seluruh karya instalasi ini telah dikurasi secara ketat oleh susunan Dewan Juri nan mempunyai latar belakang kuat di bagian Urban Design, Tourism & Destination Development, serta Creative Economy & Business Innovation.

Pengunjung memandang Instalasi pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Adapun majelis juri tersebut: Diky Soemarno, Staf Khusus Gubernur Jakarta Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Jacob Gatot Sura, Arsitek dan Co-Founder M Bloc Space dan Abimantra Pradhana, Arsitek dan Perancang Kota Inisiator SANA Kenal Kota dan beberapa personil juri lainya seperti: Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Ir. Nirwono Joga, MLA, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Kota, Mochamad Nuruddin, Owner PT. Rumah SDM dan Anggota Bidang OKK GEKRAFS, Widiyani, S.T., M.T., Ph.D.

Suasana obrolan pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Assistant Professor in Department of Architecture SAPPK ITB, Deasy Nurmalasari Faridyah, Founder of Karya Nusantara & Memboemi, Dosen dan Konsultan, Marco Kusumawijaya, Arsitek, Urban Designer & Urban Planner, Robby Wahyudi, Chairman Jakarta Creative Economy Committee, Co- Founder Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF), Rizki Agustian, S.I.Kom., CSEP., CKUKM, Chief Executive Officer (CEO) PT Sultan Graup Indonesia dan Diaz Hensuk, Founder and Creative Director of FORMAT.

Pengunjung memandang Instalasi pada aktivitas Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition. Foto: Dok Pemprov DKI Jakarta

Ide dan pendapat dari para peserta ini diharapkan bisa menjadi referensi cetak biru bagi pengembangan Jakarta di masa depan. Pemanfaatan ruang kota nan optimal tidak hanya menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan ekonomi global, tetapi juga menawarkan pengalaman segar di bagian pariwisata dan ecotourism. Aktivasi ruang-ruang ini juga diharapkan bisa memberikan wadah berekspresi bagi beragam organisasi nan masuk dan saling terhubung melalui komunikasi budaya di Jakarta.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan