Menyambut Ujung Malam di Gerbang Tanah Suci: Hangatnya Layanan di Pintu Madinah

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Petugas haji Daker Bandara menyambut jemaah nan baru tiba di Bandara Madinah. Dok MCH 2026

Malam di Madinah belum betul-betul terlelap ketika derap langkah para petugas airport mulai mengisi ruang kedatangan. Di bawah langit nan tetap pekat, waktu seolah kehilangan batas, baik pagi, siang, alias awal hari tak lagi menjadi pembeda, jemaah haji Indonesia terus berdatangan.

Kamis (30/4) pukul 02.15 waktu setempat, sebuah penerbangan kloter Surabaya (SUB) dijadwalkan mendarat. Namun, bagi para petugas, tugas telah dimulai jauh sebelumnya. Dua jam sebelum pesawat menyentuh landasan, mereka sudah bersiaga, menyusun ritme kerja nan tak boleh keliru sedikit pun.

Pintu kehadiran pun terbuka. Satu per satu jemaah melangkah keluar, sebagian dengan wajah lelah, sebagian lagi menyiratkan haru nan tak terucap. Tanpa banyak jeda, petugas sigap mengarahkan mereka menuju bus nan telah menanti.

Petugas haji Daker Bandara menyambut jemaah nan baru tiba di Bandara Madinah. Dok MCH 2026

Di tengah kantuk nan menggantung di pelupuk mata, senyum-senyum hangat jemaah hadir, menjadi penawar capek sekaligus sambutan pertama di Tanah Suci.

Udara malam Madinah sejatinya tidak terlalu dingin, sekitar 26 derajat celsius. Namun, hembusan angin nan cukup kencang membikin suhu itu terasa merayap hingga ke tulang.

"Kita sebagai petugas haji di airport kita kudu siap 24 jam layani jemaah, lantaran jemaah itu datangnya 24 jam, kita kudu siap terus," kata Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji Arab Saudi Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) Firdaus.

Petugas haji Daker Bandara menyambut jemaah nan baru tiba di Bandara Madinah. Dok MCH 2026

Firdaus mengatakan, tantangan bekerja saat malam adalah cuaca dingin di Madinah. Selain itu kadang ada permintaan jemaah nan mau naik bus sesuai rombongannya, sedangkan di sisi lain pergerakan jemaah haruslah cepat.

Padahal, untuk sejumlah penerbangan, seperti SUB kali ini, semua bus mengarah ke hotel nan sama.

Petugas haji Daker Bandara menyambut jemaah nan baru tiba di Bandara Madinah. Dok MCH 2026

"Permintaan jemaah itu meminta perombongan sedangkan di fast track itu kita dituntut kecepatan, lantaran dari pihak Kementerian Haji Saudi menyediakan akomodasi fast track tujuannya agar lebih sigap ke hotel," ucapnya.

Namun demikian, sejauh ini seluruh proses penyambutan jemaah hingga pemberangkatan ke hotel dari airport melangkah dengan baik

"Alhamdulillah lancar berkah support tim nan solid," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan