Taufik Fajar
, Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |20:30 WIB

Mentrans soal Pendapatan Komoditas Lokal (Foto: Okezone)
JAKARTA - Panen kelapa nan melimpah di Pulau Bacan, Maluku Utara, selama ini umumnya hanya diolah menjadi santan dan minyak kelapa. Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 1 UGM mengajarkan penduduk setempat mengolah kelapa menjadi kelapa parut kering nan dapat digunakan sebagai taburan roti dan kue, sehingga berkesempatan dipasarkan lebih luas.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan pentingnya peningkatan nilai tambah komoditas lokal.
"Kita mau lebih banyak produk diolah di Indonesia, lebih banyak nilai tambah tinggal di daerah, dan lebih banyak masyarakat memperoleh pekerjaan,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Pelatihan nan melibatkan sekitar 20 mama-mama di Desa Jojame ini bermaksud meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sekaligus membuka kesempatan upaya baru bagi masyarakat.
Melalui aktivitas tersebut, penduduk diperkenalkan pada pengganti pengolahan kelapa agar hasil perkebunan setempat tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi.

Mama Surti, salah satu penduduk Desa Jojame nan mengikuti pelatihan, menyambut positif aktivitas tersebut.
Dia berambisi pengetahuan nan diperoleh dapat dikembangkan berbareng untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan potensi kelapa di desa mereka.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
17 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·