Jakarta -
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto mengatakan pihaknya sudah menindak ratusan pelanggaran mulai dari ringat, sedang, dan berat terhadap jajarannya. Agus menyebut sebanyak 90 pegawai juga sudah diberhentikan lantaran melakukan pelanggaran.
Data tersebut diungkap Agus saat rapat kerja dengan Komisi XIII DPR mengenai anggaran di DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Ia awalnya membeberkan bahwa ada 815 pelanggaran nan dilakukan jajarannya sampai sejauh ini.
"Perlu kami laporkan bahwa info penegakan disiplin nan sudah kami tegakkan nan pertama adalah rekap balasan disiplin kepada pegawai dengan kategori ringan, sedang, dan berat, 815 pegawai sudah kami tindak dengan pengelompokkan pelanggaran ringan, sedang, dan berat," kata Agus saat rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Ia menyebut ada 93 pegawai nan saat ini sedang berhadapan dengan norma lantaran melakukan pelanggaran.
"Kemudian untuk jenis pegawai berhadapan dengan norma ada 93 pegawai nan saat ini sedang tersangkut dengan hal-hal nan menyangkut pelanggaran dan dalam proses di kepolisian," imbuh dia.
Lebih lanjut, Agus membeberkan pegawainya juga sudah memberhentikan puluhan pegawai. 7 pegawai di antaranya dipecat dengan tidak hormat.
"Kemudiah pegawai nan diberhentikan dengan tidak hormat, ini ada di pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri ini ada 83 pegawai nan sudah kami berhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri," ungkap dia.
"Kemudian ada 7 pegawai nan sudah kita berhentikan dengan tidak hormat dengan beragam pelanggaran nan mereka lakukan, jadi total ada 90 pegawai nan sudah kami berhentikan lantaran lakukan pelanggaran," lanjut dia.
Agus pun memastikan pihaknya juga melakukan pencegahan. Salah satunya dengan memajang dalam sebuah papan siapa saja nan berprestasi dan melakukan pelanggaran.
"Artinya kami berupaya untuk betul-betul bisa mencegah, apalagi sekarang ini kami buatkan papan nan berprestasi siapa nan melanggar siapa, nan ditulis di papan sebagai peringatan ke nan lain agar mereka tidak melakukan perihal nan sama," tutur dia.
(maa/dek)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·