Mentan pecat ASN selewengkan anggaran Rp500 juta, sekarang DPO.
, JAKARTA, – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan memecat seorang aparatur sipil negara (ASN) di kementeriannya nan diduga terlibat dalam penyelewengan anggaran pertanian nyaris Rp500 juta. Pemecatan ini dilakukan pada 7 Mei 2026 di Jakarta dan ASN berinisial C tersebut sekarang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh abdi negara penegak hukum.
Langkah pemecatan ini merupakan bagian dari upaya bersih-bersih internal Kementerian Pertanian untuk menindak tegas dugaan praktik penyalahgunaan anggaran negara. Amran menegaskan bahwa penyelewengan anggaran negara adalah corak pengkhianatan terhadap amanah rakyat, terutama saat pemerintah sedang konsentrasi memperkuat ketahanan pangan nasional.
Amran juga menyatakan bahwa tidak ada ruang kompromi terhadap praktik korupsi di Kementerian Pertanian, sesuai dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat pengawasan internal pemerintahan. Pengumuman pemecatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pihak mengenai terhadap praktik penyimpangan di sektor pertanian.
Menurut Amran, anggaran besar dalam sektor pertanian berpotensi diselewengkan jika pengawasan tidak dilakukan secara ketat. Kementerian Pertanian berambisi abdi negara penegak norma segera menangkap ASN berinisial C untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, baik dari internal maupun eksternal kementerian.
Amran mengakui bahwa memecat pegawai internal bukanlah perihal mudah, namun langkah ini diperlukan untuk menjaga integritas lembaga dan kepercayaan publik. Dia juga menekankan pentingnya pertanggungjawaban biaya pemerintah nan berasal dari rakyat secara transparan.
Lebih lanjut, Amran tidak memberikan info perincian mengenai posisi ASN tersebut alias proyek nan mengenai dengan dugaan penyelewengan lantaran proses pengejaran tetap berlangsung. Ia berambisi setelah ASN tersebut ditangkap, proses norma dapat melangkah terbuka dan mengungkap pihak lain nan terlibat.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·