Jakarta -
Kementerian Sosial (Kemensos) membangun sinergi strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dalam upaya penanganan golongan rentan.
Kolaborasi ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) nan ditandatangani langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-46 Sarjana, Magister, dan Doktor Tahun Akademik 2025/2026 UIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah.
Gus Ipul menjelaskan bahwa poin krusial dalam kerja sama nan dibangun antara Kemensos dan UIN Datokarama Palu salah satunya adalah penanganan golongan rentan, khususnya eks narapidana terorisme dan radikalisme (Napiter).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya terutama dalam menangani golongan rentan, golongan rentan itu ada banyak, ada beberapa, namanya 12-PAS (Penerima Atensi Sosial), salah satunya tadi adalah penduduk eks Napiter," kata Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan salah satu upaya nan bakal dilakukan untuk penanganan eks Napiter adalah melalui program pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
"Tergantung apa nan dibutuhkan, jika memang misalnya (ingin) membuka usaha, ya kita bakal bantu pelatihan-pelatihan termasuk modal usaha. Kalau misalnya mau jadi pekerja terampil, ya kita bantu lewat pelatihan-pelatihan, agar bisa menjadi pekerja terampil, jadi semuanya tergantung asesmennya nanti," jelasnya.
Di samping pemberdayaan, krusial juga melakukan proses distigmatisasi dalam penanganan eks Napiter untuk menghapus stigma negatif alias prasangka jelek terhadap eks Napiter. Upaya ini krusial untuk menghentikan diskriminasi nan merampas martabat dan menurunkan motivasi penerima manfaat.
"Untuk itulah kita kondisikan dua-duanya ya, eks Napiter kita ajak bicara untuk bisa berbaur, masyarakatnya kita minta untuk bisa, mau menerima dan memberikan satu lingkungan nan kondusif, sehingga bisa bersama-sama gitu, jadi kita bisa memperkokoh kerukunan," ujar Gus Ipul.
Selain menjalin kerja sama penanganan golongan rentan, Kemensos dan UIN Datokarama Palu juga bakal membangun sinergi pemberdayaan melalui program KKN terintegrasi.
"Nanti juga ada, mungkin program KKN Terintegrasi alias KKN Berkelanjutan. Dimana ada satu desa nan bisa mahasiswa UIN ini terus-menerus, enggak sekali satu periode, kelak nan lain pergi, nan satu datang. Sehingga desa ini mendapatkan pendampingan penuh sampai betul-betul bisa menjadi family alias desa nan mandiri, desa nan berdaya," ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir menyampaikan kehadiran Gus Ipul di Palu menjadi momentum bersejarah, terutama dalam menjalin kerja sama dengan UIN Datokarama Palu.
"Terutama, beliau mau meningkatkan kemajuan ekonomi nan ada di Sulawesi Tengah. Kita juga bakal melaksanakan pendampingan, ada kurang lebih seratusan eks Napiter nan ada di Sulawesi Tengah," kata Lukman.
Lukman menambahkan ke depan bakal banyak program nan dilaksanakan berbareng dalam penanganan eks Napiter, baik melalui pendampingan, support sosial, dan pemberdayaan.
(ega/ega)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·