Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat mengatakan, pemerintah bakal melakukan pemulihan ekosistem pesisir dan penanganan akibat bilogis akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau setelah kondisi dinyatakan stabil.
Saat ini, kata dia, Kementerian LH/BPLH konsentrasi pada pemantauan intensif kondisi lapangan akibat erupsi menerus Gunung Anak Krakatau.
"Tim Reaksi Cepat Kementerian Lingkungan Hidup telah diturunkan untuk melakukan pengukuran kualitas udara ambien (udara bebas lingkungan luar area terbuka). Serta pemantauan kualitas air laut di pesisir Banten dan Lampung," kata Jumhur dalam tayangan video keterangan resmi, dikutip Senin (7/9/2026).
"Kami mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang dan selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Dan, patuhi imbauan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)," tegasnya.
Jumhur juga mengingatkan agar Pemerintah Daerah di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau turun tangan mengamankan sumber air bersih family dari kontaminasi abu vulkanik.
"Saya menyampaikan pesan dan imbauan dalam menyikapi erupsi GUnung Anak Krakatau 2 hari belakangan ini, Kementerian Lingkungan Hidup terus memantau dengan intensif akibat ekologis dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memitigasi akibat lingkungan dan perlindungan masyarakat," tegas Jumhur.
Update Kondisi Gunung Anak Krakatau
Badan Geologi ESDM resmi menyatakan, setelah berjalan sekitar 25 jam, bagian erupsi menerus Gunung Anak Krakatau nan berjalan sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB telah berhujung pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB.
Setelah itu, aktivitas kembali berupa erupsi strombolian nan merupakan karakter erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini. Demikian laporan nan dirilis PVMB pada Senin pagi, 7 September 2026.
Ditegaskan, pemantauan intensif secara visual dan instrumental. Status serta rekomendasi bakal segera dievaluasi andaikan terjadi perubahan aktivitas nan signifikan.
[Gambas:Instagram]
(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·